majalahsora.com, Kabupaten Bandung – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Bale Bandung (UNIBBA), Amas Sutiana, hadir pada kegiatan wisuda mahasiswa UNIBBA tahun akademik 2024–2025 yang digelar di Padjadjaran Convention Center, Sutanraja Hotel, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/12/2025).
Tercatat ada sekitar 243 mahasiswa dari tujuh fakultas dan 12 program studi, yang lulus mengikuti wisuda.
Dikatakan Amas acara wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan yang resmi akan dan memasuki dunia nyata dengan tantangan global yang kian kompleks.
Dalam keterangannya kepada majalahsora.com, Forum Wartawan Pendidikan Jabar, Amas menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar.
“Pertama saya ucapkan selamat ya. Kalau lihat wajah-wajahnya seumuran anak-anak saya. Semoga perjuangan para wisudawan selama belajar di UNIBBA bisa membuahkan hasil yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Amas, yang berdinas di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjuangan, melainkan titik awal memasuki “belantara dunia” yang menantang penuh dinamika, sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Lemhanas RI TB Ace Hasan Syadzily, saat berpidato di hadapan wisudawan.
Pesan tersebut, menurutnya, relevan dengan perubahan-perubahan dunia yang harus disikapi secara serius oleh para alumni dan juga menjadi bahan pemikiran bagi IKA.
“Kalau kemarin itu kan mereka belajar, perjuangannya hari ini. Selamat datang di belantara dunia,” ujarnya.
Menurut Amas, perubahan-perubahan dunia yang disampaikan oleh TB Ace Hasan adalah hal luar biasa yang harus benar-benar disikapi oleh para alumni.
Hal ini juga, katanya, menjadi refleksi bagi IKA UNIBBA untuk membangun bagaimana caranya sinergitas alumni bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Ini untuk membangun sinergitas alumni agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kondisi dan situasi yang ada, khususnya di Kabupaten Bandung,” kata Amas di tempat kegiatan.
Ia pun menyinggung kondisi dan situasi di negara kita, khususnya Kabupaten Bandung, serta tantangan yang akan dihadapi lulusan ke depan.
Oleh karena itu, ada tiga hal utama yang harus dipegang teguh oleh para lulusan, yakni kerja keras, jujur serta berintegritas. Tidak kalah penting mengasah kemampuan berkomunikasi.
Terkait peran IKA UNIBBA ke depan, Amas menjelaskan bahwa pihaknya berencana melakukan penyerahan dan mengumpulkan seluruh alumni untuk kemudian membangun kembali organisasi.
Saat ini, ia masih menyelesaikan dokumen-dokumen administratif terkait kepengurusan serta menyusun struktur organisasi.
“Kami masih menunggu izin dan persetujuan dari Kemenkumham, akta notarisnya belum keluar,” jelasnya.
Setelah proses tersebut rampung, Amas menegaskan IKA Unibba akan segera bergerak menyusun struktur dan mengajak para alumni untuk bergabung serta memanfaatkan potensi yang ada.
Ia mencontohkan adanya lulusan terbaik, termasuk yang telah memiliki bisnis dan usaha sendiri.
“Ini menjadi peluang bagi kami nanti ke depan,” pungkasnya. [SR]***





