majalahsora.com, Kabupaten Bandung – Dalam upaya meningkatkan mahasiswa dan dosen menulis artikel ilmiah serta bisa terpublikasi di jurnal bereputasi, Program Studi (Prodi) Pendidikan IPS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bale Bandung (Unibba) menggelar kegiatan Seminar Nasional Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi dengan tema Transformasi Ide Menjadi Artikel Ilmiah dan Lolos Publikasi, di Kampus Unibba Jalan R.A.A Wiranatakusumah No 7, Baleendah, Selasa (24/2/2026).
Kegiatannya diikuti oleh 143 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1, S2 dan S3, guru serta dosen dari berbagai kampus di tanah air.
Seminar ini menjadi langkah strategis untuk mendorong budaya akademik di kalangan mahasiswa dan dosen agar mampu menulis artikel ilmiah dan berani mempublikasikannya di jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Menghadirkan narasumber Piki S Penantah, S.Pd., M.Pd., peneliti dan pengelola jurnal terindeks Sinta dari Universitas Riau serta Dr. Siti Fathimah, S.Pd., M.Pd., peneliti dan reviewer jurnal internasional terindeks Scopus Q1, Q2 dan Q3 dari Universitas Negeri Manado.
Rektor Universitas Bale Bandung, Dr. Ir. H. M. Ibarhim Danuwikarsa, M.S., saat membuka kegiatan Seminar Nasional Penulisan Artikel dan Publikasi dengan tema Transformasi Ide Menjadi Artikel Ilmiah dan Lolos Publikasi
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kemampuan akademik dalam mentransformasikan ide menjadi karya ilmiah yang layak publikasi.
Berkenaan dengan kegiatan ini, Dekan FKIP Unibba Dr. Yayu Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd., mengutarakan masa kini dunia akademik sangat kompetitif, sehingga semua universitas berlomba tidak hanya dosennya, tetapi juga mahasiswanya yang harus bisa menulis artikel dan mempublikasikannya pada jurnal bereputasi.
Ia menjelaskan bahwa setidaknya jurnal nasional yang bereputasi untuk mahasiswa berada pada Sinta 3 hingga Sinta 5, sedangkan dosen dituntut menembus jurnal bereputasi nasional Sinta 1 dan 2 hingga publikasi internasional Scopus.
Menurutnya, salah satu program pendidikan di FKIP diinisiasi untuk membiasakan mahasiswa menulis artikel ilmiah, karena selama ini mahasiswa terbiasa menulis skripsi, namun belum terbiasa menulis artikel dan mempublikasikannya.
Dekan FKIP Unibba, Dr. Yayu Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd., berharap dengan kegiatan seminar nasional akan banyak artikel ilmiah mahasiswa dan dosen yang terpublikasi di jurnal bereputasi
“Kami ingin mahasiswa FKIP itu tidak hanya sekadar menjadi konsumen ilmu, tetapi juga menjadi produsen ilmu,” ujarnya.
Ia menambahkan, ide yang selama ini dituangkan dalam skripsi seharusnya tidak berhenti setelah tugas akhir selesai.
Selaras dengan kehidupan akademik yang kompetitif, mahasiswa diharapkan memiliki tanggung jawab lanjutan untuk menulis artikel ilmiah dan berani mempublikasikannya, setidaknya di jurnal Sinta 5.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk melihat respons mahasiswa, mengingat program seperti ini tidak dapat diselenggarakan hanya satu kali, melainkan harus berkelanjutan hingga tahap workshop.
Berfoto bersama dengan narasumber Seminar Nasional Penulisan Artikel dan Publikasi
Yayu menegaskan bahwa setiap program studi di Unibba memiliki jurnal internal sebagai wadah dosen dan mahasiswa, namun masih sedikit mahasiswa yang berani melakukan publikasi.
“Harapannya semua artikel dosen pun bisa publikasi setidaknya di SINTA, apalagi sekarang banyak dosen yang sudah eligible dari asisten ahli ke lektor dan dari lektor ke lektor kepala yang salah satu syaratnya adalah publikasi jurnal,” katanya.
Ketua Prodi Pendidikan IPS, Sari Sri Handani, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan seminar nasional ini merupakan agenda akademik dari Program Studi Pendidikan IPS sebagai rangkaian tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian.
Ia menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan membekali mahasiswa maupun dosen, termasuk peserta dari luar Unibba, agar mampu mentransformasikan ide menjadi karya ilmiah yang layak publikasi.
143 peserta hadir dalam kegiatan Seminar Nasional Penulisan Artikel dan Publikasi
Peserta berasal dari Program Studi Pendidikan IPS S1, Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Akuntansi, serta mahasiswa pascasarjana dari Universitas Islam Bandung dan Universitas Pendidikan Indonesia, serta guru dan dosen dari luar universitas, termasuk dari Universitas Mandiri Subang.
Trik dan Tips Manulis Artikel Ilmiah
Sementara itu, Piki S. Pernantah, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber menjelaskan bahwa materi yang disampaikan mengarah pada penguatan ide-ide ilmiah yang nantinya dapat dituangkan dalam artikel dan diterbitkan di jurnal terakreditasi nasional maupun internasional.
Dikatan Piki, kesalahan umum mahasiswa gagal menulis artikel itu karena tidak cepat bertindak. Dikarenakan terlalu lama menunggu ide brilian, takut judul mirip dengan penelitian orang lain, terlalu teoritis tanpa konteks, serta tidak mau memulai dan mencoba.
Pasalnya tuntutan pendidikan tinggi saat ini menjadikan kemampuan menulis artikel ilmiah sebagai kewajiban bagi mahasiswa, yang membutuhkan motivasi dari dalam diri sendiri, bersungguh-sungguh menulis, khususnya lebih ilmiah dengan kunci mau belajar.
Piki S. Pernantah, S.Pd., M.Pd., dari Univeritas Riau sebagai narasumber kegiatan berikan tips agar ide menulis artikel ilmiah mudah direalisasikan
Ia juga memaparkan bahwa menulis artikel ilmiah bisa menggunakan beberapa metode yakni melalui pendekatan kualitatif seperti studi kasus atau etnografi (bagi mahasiswa S1) maupun pendekatan kuantitatif dengan menggali informasi dari berbagai sumber.
Adapun struktur dari artikel ilmiah terdiri dari abstrak, pendahuluan, kajian literatur, metodologi penelitian, hasil penelitian, penutup dan referensi.
“Menulis mulai dari ide sampai nanti ada draft artikel lalu submit ke jurnal nasional,” katanya.
Ia juga mengungkapkan sejak menjadi dosen pada 2019 telah menerbitkan lebih dari 70 artikel di jurnal nasional Sinta maupun internasional Scopus.
Diharapkan banyak mahasiswa Unibba khususnya Prodi Pendidikan IPS, FKIP Unibba yang menulis artikel dan terpublikasi pada jurnal bereputasi
Pada kesempatan yang sama, Dr. Siti Fathimah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan trik memilih jurnal yang sesuai dengan naskah, mulai dari pemilihan hingga penyesuaian dengan ruang lingkup dan template jurnal.
Menurutnya, kesiapan mental menjadi faktor utama bagi mahasiswa agar mampu menembus jurnal bereputasi.
“Modal utama kita itu adalah mental dan motivasi kita. Mental kita harus kuat, siap untuk di-reject, siap untuk menerima revisi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses publikasi bisa berlangsung berbulan hingga bertahun-tahun, bahkan dalam beberapa kasus keputusan dari editor dapat diterima dalam waktu empat hari.
Dr. Siti Fathimah, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Negeri Manado, saat membagikan ilmunya
Oleh karena itu, peserta diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi penolakan.
“Kalau kita capek tidak apa-apa berhenti sebentar, tapi jangan lupa untuk memulainya kembali,” pesannya.
Artikel Ilmiah Terpublikasi dan Berdampak
Rektor Unibba Dr. Ir. H. M. Ibrahim Danuwikarsa, M.S., yang membuka kegiatan, menegaskan bahwa dirinya berulang kali mengatakan bahwa dunia pendidikan tinggi di Indonesia, saat ini telah memasuki program baru yaitu Kampus Berdampak.
Begitu pun dengan Unibba yang turut serta berperan dalam beberapa kegiatan tridharma pendidikan tinggi, meskipun belum optimal.
Suasana dibuat interaktif agar peserta lebih memahami materi yang disampaikan oleh narasumber
“Namun sudah jelas arahnya untuk bertransformasi menuju dampak nyata bagi masyarakat. Begitu pula kegiatan ini, berupa seminar yang bukan saja akan mengisi atmosfir akademik di lingkungan Unibba dengan kegiatan ilmiah.”
“Namun diharapkan ada proses lanjutnya yang berdampak bagi masyarakat,” kata Rektor Unibba, usai membuka kegiatan.
Menurutnya hasil penelitian bukan saja menjadi karya ilmiah yang terpublikasikan di jurnal bereputasi, tetapi juga akan berdampak bagi masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri.
“Untuk itu saya mengajak kepada pimpinan fakultas dan pimpinan program studi untuk melaksanakan tindak lanjut dari hasil penelitian baik dosen dan mahasiswa atau kolaborasi di antara keduanya, berupa program hilirisasi hasil penelitian serta pengabdian masyarakat yang berbasis hasil penelitian,” kata rektor.
Penandatanganan kerjasama penulisan artikel ilmiah agar terpublikasi di jurnal bereputasi, Dr. Siti Fathimah, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Negeri Manado, Dekan FKIP Unibba Dr. Yayu Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Prodi Pendidikan IPS Sari Sri Handani, S.Pd., M.Pd
Masih dikatakan Rektor Unibba, tujuan dari seminar ini berupa peningkatan kualitas akademik serta mendorong budaya penelitian dan publikasi mahasiswa khusunya dan dosen dapat tercapai.
(Ayo bergabung menjadi mahasiswa baru Universitas Bale Bandung, kampus berkualitas, biaya terjangkau, lulusan mudah bekerja. Klik pendaftaran PMB Unibba Tahun Akademik 2026/2027 di https://pmb.unibba.ac.id/)
Di samping itu dapat meningkatkan kerangka berpikir ilmiah, sehingga sifat rasa ingin tahu dapat tersalurkan pada arah yang tepat.
“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terimakasih kepada narasumber Bapak Piki S. Pernantah, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Riau, dan ibu Dr. Siti Fathimah, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Manado yang akan menularkan ilmunya kepada kami semua terutama kepada para mahasiswa,” pungkasnya. [SR]***














