majalahsora.com, Kota Bandung – Buwana Oejeng Suwargana atau akrab disapa Ubun resmi terpilih secara demokratis sebagai Ketua IOM FSRD ITB 2025, setelah meraih 194 suara (54 persen) melalui mekanisme e-voting.
Kompetitornya, Muti Thaher, meraih 168 suara (46 persen). Kemenangan ini menegaskan mandat orangtua mahasiswa FSRD ’25 bagi Ubun untuk memimpin IOM FSRD ’25.
Kepada majalahsora.com, Forum Wartawan Pendidikan Jabar, Ubun menegaskan bahwa dirinya bersama pengurus siap bergerak cepat membangun organisasi yang solid.
Ia menyebut belum berbuat apa-apa sejauh ini, namun telah menyiapkan langkah awal berupa konsolidasi internal dan penyusunan program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan mahasiswa FSRD ’25.
Ubun menilai konsolidasi penting dilakukan dengan merangkul seluruh IOM FSRD 2025.
“Insya Allah kami akan memegang amanah ini. Kepengurusan juga dapat berjalan lebih kuat dan terintegrasi,” ujarnya di Momiji Merdeka, Asian Cousine Food, Jalan Merdeka No 46, Kota Bandung, Selasa (2/12/2025).
Salah satu prioritas utama yang akan digarap adalah penguatan dukungan mental health agar mahasiswa bisa berkuliah dengan baik.
Nia Dachniar, Yuyun Yuniarti, Pengurus IOM FSRD 2024 dan Fiza Indriati, Pengurus IOM FSRD 2025 yang sengaja datang jauh-jauh dari Aceh
IOM FSRD 2025 akan melakukan deteksi dini serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan, termasuk akses psikolog.
Ubun juga membuka peluang kerja sama dengan Fakultas Psikologi UNPAD, mengingat dekannya merupakan sahabat karibnya, sehingga mahasiswa dapat memperoleh treatment lebih cepat.
Program prioritas lainnya yaitu pembentukan unit reaksi cepat untuk menangani kondisi darurat. Ubun mencontohkan situasi ketika mahasiswa sakit dan harus dibawa ke IGD, kecelakaan, hingga kasus kehilangan yang memerlukan koordinasi dengan aparat hukum setempat.
IOM FSRD 2025 juga akan menangani keadaan darurat terkait bencana alam, agar berbagai kejadian yang menimpa mahasiswa FSRD ’25 dapat ditangani cepat dan tepat.
Selain itu, ada rencana pembentukan koperasi untuk menyokong berbagai kegiatan serta kebutuhan perlengkapan mahasiswa.
Seluruh supplier direncanakan berasal dari keluarga besar FSRD ITB, baik alumni maupun orangtua, sehingga kebutuhan mahasiswa dapat diakses lebih mudah dengan sistem pembayaran yang efisien.
Adapun gebrakan Ubun dan jajarannya akan memberikan (guna pakai) mobil operasional yang bisa digunakan mahasiswa untuk berbagai kegiatan.
Ubun Ketua IOM FSRD ITB ’25 terpilih dengan Nino Ketua Bidang 4 IOM FSRD ’25. Dikatakan Ubun, orangtua mahasiswa FSRD 2025, banyak orang hebat
Ubun juga mengungkapkan bahwa kepengurusannya masih membutuhkan beberapa posisi untuk memperkuat organisasi.
Dalam waktu dekat, akan dibentuk penambahan pengurus layaknya kabinet untuk menyempurnakan kebutuhan kepengurusan ke depan.
“Yang penting tujuan kami adalah mendampingi anak-anak sampai dengan kelulusan dengan nilai terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Fiza Indriati, orangtua mahasiswa yang datang jauh dari Banda Aceh, mengaku menghadiri pertemuan ini sekaligus menjenguk anaknya di ITB Jatinangor.
Ia menegaskan kesiapannya bergabung dalam kepengurusan baru IOM FSRD 2025.
“Harapan saya, dengan keikutsertaan saya di pengurus, saya bisa berkontribusi dalam mengasistensi anak-anak FSRD dari awal sampai akhir. Kalau ada kendala, bisa segera teratasi,” katanya.
Indri sapaan akrabnya menggambarkan solidaritas antar orangtua di FSRD ’25 begitu kuat. Baginya, jika ada 500 mahasiswa FSRD, berarti ada 500 anak yang harus dibantu.
Ia berharap kehadiran orangtua yang tinggal di dekat kampus dapat membantu mahasiswa lain yang orangtuanya tinggal jauh.
Ketua IOM FSRD 2025 terpilih, dan jajarannya (Oecha, Pipih, Fiza, Dessy, Rina & Ellya) bersama Pengurus IOM FSRD ITB 2024, di Momiji Merdeka Asia Cousine Food, Jalan Merdeka No 46, Kota Bandung
Dirinya pun bersyukur Ubun terpilih sebagai ketua, karena sejak awal terbentuknya IOM FSRD ’25, Ubun sudah aktif bergerak membantu mahasiswa bahkan sebelum ada struktur kepengurusan resmi.
“Kang Ubun merasa semua anak-anak FSRD 2025 adalah anak-anak dia juga,” ujarnya.
Indri berharap kepengurusan baru bisa semakin menguatkan silaturahmi orangtua dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sunda, Aceh, hingga wilayah lain.
“Tidak ada tujuan lain selain kemajuan anak-anak. Kami berharap agar anak-anaknya selesai tepat waktu,” tambahnya.
Sedangkan Yuyun Yuniarti, perwakilan pengurus 2024, turut menyampaikan apresiasi.
Ia salut karena proses pemilihan ketua angkatan ’25 berlangsung sangat terorganisir.
“Selamat kepada Kang Ubun, yang terpilih sebagai Ketua IOM FSRD ITB 2025. Semoga FSRD 2025 semakin solid, kompak, dan sukses,” ujarnya.
“Atas nama Ketua IOM FSRD ITB 2024, Mbak Dea, kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Kang Ubun dan berharap kepengurusan IOM FSRD ITB 2025 bisa berjalan lancar ke arah yang lebih baik. Ke depan juga akan semakin sinergis pengurus IOM FSRD ITB lintas amgakatan,” pungkasnya. [SR]***








