majalahsora.com. Kota Bandung – Banyak pendaftar yang merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) SMK PU Negeri Kota Bandung.
Hal itu berdasar pada hasil isian angket pendaftar ke SMKN PU, saat penyelenggaraan PPDB tanggal 17-22 Juni 2019 lalu.
Mereka menilai bahwa panitianya sangat siap, di antaranya dalam memberikan informasi mengenai PPDB. Di samping itu keramahan panitia pun menjadi poin penting atas kepuasan para pendaftar.
Paparan tersebut dikatakan langsung oleh Drs. Benni Utama, M.Pd., Ketua Pelaksana PPDB SMK PU, saat ditemui majalahsora.com di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2109), Jalan Garut No. 10 Bandung.
Drs. Benni Utama, M.Pd., Ketua Pelaksana PPDB SMK PU
Malah menurut pengakuan Benni, pelayanan yang diberikan oleh pihak panitia PPDB SMK PU diapresiasi oleh perwakilan KCD Wilayah VII yang datang ke sekolahnya.
Pelaksanaan PPDB di SMK PU sendiri, merujuk kepada Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.
Selain itu mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan & Kebudayaan dengan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2019 dan Nomor 420/2973/Sj, tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru.
Tahun ini SMK PU akan membuka 11 rombel (rombongan belajar). Tiap rombelnya mewadahi sebanyak 36 orang. Sedangkan untuk jumlah pendaftarnya sampai penutupan pendaftaran tanggal 22 Juni 2019, tercatat ada dikisaran 371 orang.
Apabila diperinci mereka daftar ke 6 Prodi/jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan/TKR ada 51 pendaftar dari kuota 68 orang; Desain Permodelan dan Informasi Bangunan/DPIB ada 84 pendaftar dari kuota 68 orang; Teknik Geomatika/GEO ada 81 pendaftar dari kuota 68 orang; Teknik Komputer Jaringan/TKJ ada 32 pendaftar dari kuota 37 orang; Teknik Permesinan/TPM ada 69 pendaftar dari Kuota 68 orang; serta Teknik Instalasi Tenaga Listrik/ TITL ada 54 pendaftar dari kuota 73 orang.
Terkait adanya Angket Kepuasan Pelanggan, Linda Marini, S.Kom., M.M., Koordinator Lapangan dan Kesekretariatan PPDB SMK PU memaparkan, hal itu merupakan salah satu keistimewaan tersendiri.
Di samping itu keinginan pihak SMK PU untuk menilai kinerja panitianya, sebagai bentuk evaluasi dalam meningkatan pelayanan pendaftaran dari waktu ke waktu.
Setelah mendaftar dan melakukan verifikasi, para pendaftar langsung mengisi angket pada komputer yang telah disediakan. Isiannya mengenai teknis pelayanan PPDB di SMK PU.
“Alhamdullilah angket itu muncul dan kita bisa mengetahui kondisi pelayanan kepanitiaan di SMK PU,” kata Linda.
Selain itu dapat mengetahui mengenai jalur pendaftaran, jurusan paling diminati peserta, dan lainnya.
“Dari 370 lebih pendaftar kebanyakan memilih jurusan Teknik Geomatika/GEO. Hal ini dapat dimaklumi, karena jurusan GEO di SMK PU, termasuk yang terbaik di Indonesia,” terangnya.
“Khusus jurusan Teknik Geomatika di Bandung hanya ada di SMK PU dan SMKN 5. Sedangkan se-Indonesia hanya ada di empat sekolah, dan SMK PU sebagai pionirnya,” imbuh Linda.
Angket itu pun dapat mengetahui pendaftar, mendapakan info mengenai SMK PU dari mana-mananya.
“Dari hasil angket kita mengetahui bahwa mereka mengetahui tentang SMK PU dari lingkungan teman-temannya, internet dan lainnya,” kata Linda.
Dalam pelaksanaannya ada sembilan orang panitia yang ditempatkan di bagian informasi, untuk melayani pendaftar di dua ruangan yaitu ruang informasi umum dan ruang informasi khusus.
“Kami ingin memberikan informasi secara jelas dan tepat. Agar pendaftar (calon siswa) terhindar dari kesalahan dalam memilih jurusan, yang feedbacknya yaitu kepada kemampuan mereka sendiri dalam mengikuti pembelajaran,” kata Linda.
Selanjutnya mengenai hasil angket tentang keramahan pelayanan, menyatakan bahwa panitia melayani dengan ramah. Sesuai dengan target dari Disdik Jabar, bahwa melayani dengan ramah dan senyum.
Sementara itu Hasan Iskandar, M.Pd., Kepala SMK PU menambahkan, bahwasanya proses pelaksanaan PPDB yang dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya sudah sesuai dengan panduan yang ada.
“Kami menggunakan Pergub sebagai panduan operasionalnya. Kami juga mengacu kepada Permendikbud berkenaan dengan proses PPDB. Alhamdulillah tahun ini dapat berjalan lancar, tanpa ada kendala yang berarti,” kata Hasan.
Suasana PPDB
Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk uji kompetensi jalur prestasi non akademik dihelat hari Selasa tanggal 25 Juni 2019, di sekolahnya. Sedangkan pengumumannya hari Sabtu, tanggal 29 Juni 2019 (untuk semua jalur).
Dari semua rangkaian kegiatan PPDB di SMK PU, dirinya berharap bisa mendapatkan rough input (input awal) yang memang sesuai dengan bidang keahlian yang terdapat di sekolahnya.
“Mudah-mudahan mereka bisa diterima di SMK PU sesuai dengan yang diharapkan. Dan ke depanya kami pihak sekolah bisa melayani mereka dengan baik,” pungkas Hasan. [SR]***












