majalahsora.com, Kota Bandung – Selama dua tahun dua bulan memimpin, Asep Taryudin berhasil membawa SMK PU Negeri Bandung Provinsi Jawa Barat menjadi SMK Pusat Keunggulan.
Di bawah kepemimpinannya, sekolah ini mencatat sejarah baru dengan keberhasilan siswanya meraih juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat kabupaten/kota untuk kali pertama. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata hasil kerja keras dan dedikasi seluruh warga sekolah.
Selama menjadi Kepala SMK PU Negeri Bandung, Asep menitikberatkan pada penanaman karakter dan budaya kerja bagi para murid, serta peningkatan wawasan dan tata kelola pendidikan di lingkungan SMK PU Negeri Bandung.
Ia memiliki kesan mendalam selama berkolaborasi dengan jajaran manajemen, guru, dan tenaga kependidikan. Menurut Asep, SMK PU memiliki potensi besar untuk menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Namun demikian, Asep juga mengakui adanya tantangan berat, salah satunya terkait perluasan lahan bangunan sekolah yang masih menjadi pekerjaan rumah ke depan.
Kini, Asep Taryudin resmi berpindah tugas ke SMKN 11 Garut, dan posisinya digantikan oleh Aji Wasmadi Pahmi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMKN Pasirkuda Kabupaten Cianjur.
Rotasi jabatan ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat yang berkomitmen menugaskan Kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri sesuai domisili, pada acara pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah, di halaman utama Gedung Sate, Kota Bandung, sejak Rabu 29 Oktober 2025.
Namun, berbeda dengan kebijakan tersebut, Asep justru ditugaskan jauh dari domisilinya, ke SMKN 11 Garut yang berjarak sekitar 136 kilometer dari rumahnya.
“Saya pindah tugas ke SMKN 11 Garut. Sebagai ASN harus siap ditempatkan di mana saja,” kata Asep.
Selama memimpin Asep pun sangat terbuka, dan menyambut hangat majalahsora.com bersama wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan Jabar meliput berbagai program dan capaian SMKN PU Negeri Bandung.
Menutup masa jabatannya di SMK PU Negeri Bandung, Asep berpesan kepada seluruh jajaran manajemen, guru, dan tenaga kependidikan agar terus berjuang memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa, untuk mencetak lulusan yang unggul, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membentuk generasi muda berkarakter dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Sunda dalam pendidikan. [SR]***





