Bandung – Sutradara sekaligus penulis naskah Longser “Kabayan Ngalalana” Rosyid E. Abby kembali menghidupkan denyut budaya Sunda melalui pementasan “Kabayan Ngalalana”.
Karya produksi Longser Bandung (LOBA) itu digelar rutin setiap Selasa malam, mulai 16 September hingga Desember 2025, di Gedung Kesenian Rumentangsiang Bandung.
Pertunjukan menghadirkan Kabayan dengan wajah baru, seorang profesor penemu mesin waktu yang berkelana dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan. Rosyid menegaskan, karya ini bukan sekadar nostalgia, tetapi upaya menafsir ulang tradisi agar tetap relevan.
“Longser adalah energi yang terus bergerak. Melalui Kabayan, kami ingin menunjukkan bahwa budaya Sunda hidup di sini, kini, dan akan terus menyala,” kata Rosyid E. Abby, kepada majalahsora.com, usai pementasan perdana “Kabayan Ngalalana” di Gedung Kesenian Rumentangsiang, Kota Bandung, Selasa (16/9/2025).
Kolaborasi lintas komunitas seni tari, musik, teater, hingga silat turut meramaikan pementasan. Dengan gaya improvisasi Longser dipadukan struktur dramatik Sandiwara Sunda, *Kabayan Ngalalana” menjadi ruang dialog tradisi dan modernitas di atas panggung Rumentangsiang. [SR]***





