majalahsora.com, Kota Bandung – Dalam rangka memberikan gambaran untuk melanjutkan ke perguruan tinggi kepada para siswanya, SMAN 12 Bandung menyelenggarakan program tahunan Edufair/jobfair pada hari Rabu, 21 Januari 2026.
Kegiatan bertajuk “Twelve Edufair 2026: Explore Your Passion Reach Your Future” ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan masa depan siswa, khususnya kelas XII yang akan segera lulus.
Bertempat di kampus SMAN 12 Bandung, Jalan Sekejati No 36, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, acara Edufair dilaksanakan selama satu hari penuh dari pukul 08.30 hingga 15.00 WIB.
Diikuti oleh seluruh siswa sebanyak 1.150 orang, dengan fokus utama pada 350 siswa kelas XII.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 12 Bandung, M. Henrick C., S.T., M.Ds., Gr
Turut hadir para orangtua, mitra perguruan tinggi, serta alumni SMAN 12 Bandung yang memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 12 Bandung, M. Henrick C., S.T., M.Ds., Gr., menyampaikan bahwa Edufair merupakan program tahunan yang bertujuan untuk memperkenalkan jenjang pendidikan selanjutnya kepada para siswa.
Menurutnya, universitas maupun sekolah tinggi diperkenalkan kepada seluruh siswa, terutama kelas XII yang tengah berada di semester terakhir.
“Dalam hal ini, baik universitas ataupun sekolah tinggi, diperkenalkan kepada seluruh siswa kami, terutama anak-anak kelas 12. Ini adalah semester terakhir buat mereka.”
Edufair SMAN 12 Kota Bandung, digelar setiap tahun
“Setidaknya, ada gambaran ke depannya dari mulai kampus hingga tips dan trick masuk kampusnya seperti apa,” ujar Henrick saat ditemui di ruang wakil kepala sekolah.
Henrick juga mempersilakan siswa kelas X dan XI untuk ikut berpartisipasi agar mereka tidak awam dengan kampus-kampus yang ada. Terlebih, siswa kelas bawah dapat mempersiapkan diri lebih awal dibandingkan kakak kelas XII.
Pada Edufair tahun ini, tercatat sebanyak 22 stan perguruan tinggi hadir, terdiri dari kampus swasta serta beberapa lembaga bimbingan belajar.
Terkait bimbingan belajar, Henrick menilai kehadiran mereka cukup membantu siswa. Pasalnya, waktu belajar di sekolah terbatas sehingga diperlukan dukungan tambahan di luar jam pelajaran.
Antusias siswa dalam mengunjungi stan Edufair SMAN 12 Bandung, mencari informasi mengenai perguruan tinggi sesuai minat
Ia juga menyoroti kehadiran para alumni yang dinilai mampu memberikan motivasi langsung kepada adik kelasnya.
“Kalau saya lihat, banyak mahasiswa juga di sini. Yang tidak lain mereka merupakan alumni, yang bagus untuk memotivasi adik-adiknya. Bahwa kakak-kakakmu itu bisa lho, kalian juga pasti bisa. Tadi juga bahkan ada namanya parade alumni,” kata Henrick menjelaskan.
Ia menambahkan, dari sisi keterserapan lulusan, sebagian besar siswa SMAN 12 Bandung banyak terserap ke Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Meski demikian, Edufair tetap menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam membantu siswa meraih kampus impian.
“Untuk keterserapan, yang tembus itu kalau di Bandung kebanyakan ke Unpad. Kedua ke ITB dan baru ke UPI. Ini memang cuma salah satu usaha kami, tapi tetap saja mereka yang struggling untuk bisa ke kampus yang diinginkan. Dan untuk Edufair ini insya Allah kami agendakan setiap tahun,” tambahnya.
Awak media yang tergabung dalam Forim Wartawan Pendidikan Jabar hadir meliput, bersama Wakasek.Humas dan Reyhan Syukur, Ketua OSIS (kedua dari kanan)
Dari segi teknis, Henrick menilai tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Perbedaan utama terletak pada kehadiran guest star, yakni Syahrul Gunawan dan band Kuburan.
Ia menegaskan, kehadiran guest star bukan semata-mata karena pihak sekolah memiliki anggaran lebih, melainkan karena keduanya merupakan alumni SMAN 12 Bandung.
Menurut Henrick, kehadiran alumni sukses tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi kepada siswa bahwa kesuksesan dapat diraih melalui berbagai jalur.
Setelah lulus sekolah, siswa tidak harus menjadi guru atau dokter, karena seniman pun dapat menjadi pilihan profesi yang menjanjikan.
GTK SMAN 12 Bandung saat melakukan sesi foto bersama dalam acara Edifair 2026
Dengan dilaksanakannya program Edufair ini, Henrick berharap siswa-siswinya tidak hanya dipersiapkan untuk langsung bekerja, tetapi juga memiliki gambaran untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sebagai bekal menyambut masa depan.
Sementara itu, Reyhan Syukur, Ketua OSIS, siswa kelas XI 4, turut menyampaikan tanggapannya sebagai perwakilan siswa. Ia menyebut bahwa dalam pelaksanaan Edufair, OSIS lebih banyak berperan sebagai pendukung kegiatan yang dikelola oleh para guru.
“Sebenarnya di acara ini, kami itu bermitra dengan guru. Jadi kebanyakan memang guru yang mengurus. OSIS itu hanya di bagian membantu yang kurang,” ujar Reyhan.
Menurut Reyhan, antusiasme para siswa semakin terasa saat kedatangan alumni, terutama dalam agenda parade alumni. Ia melihat teman-temannya sangat termotivasi ketika menyaksikan kakak kelas mereka hadir mengenakan jas almamater dari berbagai universitas.
Parade alumni sendiri dipersiapkan oleh para guru selama sekitar satu bulan, dengan fokus utama pada pencarian sponsorship, partnership, serta dukungan kegiatan. Reyhan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas sikap kooperatif para guru dalam menyukseskan acara tersebut.
“Untuk tantangan, kebanyakan itu paling di rundown acara. Karena banyak sponsor, bahkan kita kelebihan sponsor. Jadi harus dibagi-bagi waktu atau time manajemennya. Serta untuk tantangan yang sekarang, yaitu mengkoordinisikan pesertanya. Karena sangat excited, jadi pada pengen masuk area semuanya,” ujar Reyhan terkait tantangan pelaksanaan acara.
Ia juga menilai Edufair tahun ini mengalami banyak perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari sisi penataan lokasi stan kampus. “Kalau tanggapan, tahun ini lebih banyak perkembangan dibanding tahun sebeumnya. Tahun lalu denahnya menghadap ke podium sedangkan tahun ini menghadap ke ruang wakasek. Otomatis stan kampus bisa lebih banyak dan lebih luas, yang membuat mereka mendapat wadah untuk mempromosikan,” kata Reyhan menambahkan.
Melalui Edufair ini, Reyhan mengaku tertarik untuk mencari informasi lebih dalam mengenai ITB dan Unpad. Kedua kampus tersebut pun menjadi cita-citanya saat kelak mendaftar ke perguruan tinggi. [SR]***










