majalahsora.com, Bandung – Telkom University kembali mempertegas komitmennya dalam penguatan kolaborasi internasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) bertajuk “Optimalisasi Manajemen SDM dan Pemasaran untuk Meningkatkan Kompetensi SDM dan Daya Saing Industri FMCG”.
Program ini menyasar langsung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan strategi pemasaran digital di industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) Malaysia.
Kegiatan Abdimas tersebut dilaksanakan di Pinnacle Foods (M) Sdn. Bhd., salah satu perusahaan FMCG terkemuka di Malaysia, dan berlangsung pada akhir April 2025 dengan fokus pada pelatihan manajemen SDM, pengembangan soft skills, serta strategi pemasaran digital dan e-commerce.
Puluhan karyawan dan manajer dari berbagai unit, mulai operasional hingga pemasaran, terlibat aktif dalam program ini.
Telkom University, Abdimas internasional di Malaysia, dengan pemateri Dr. Maria Sugiat, Dr. Ratna Komala Putri dan Dr. Dian Indiyati
Ketua tim Abdimas, Dr. Ratna Komala Putri, S.E., M.Si., menuturkan bahwa tantangan industri FMCG saat ini tidak hanya menyangkut produk dan distribusi, tetapi juga kesiapan SDM menghadapi perubahan teknologi dan persaingan global.
Ia menegaskan, penguatan kompetensi SDM adalah kunci keberlanjutan bisnis.
“Melalui pelatihan kepemimpinan adaptif, komunikasi lintas generasi, serta pemasaran digital berbasis data, kami ingin mendorong perusahaan agar lebih agile dan kompetitif,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dr. Maria Apsari Sugiat, S.E.Ak., M.M., yang menekankan bahwa transformasi bisnis di sektor FMCG harus berjalan beriringan antara pengelolaan SDM dan strategi pemasaran digital.
Tim Abdimas Telkom University di Pinnacle Foods (M) Sdn. Bhd, Malaysia yang diketuai oleh Dr. Ratna Komala Putri, S.E., M.Si., (kelima dari kiri)
Ia menyebut, integrasi ini penting agar perusahaan mampu memperluas jangkauan pasar dan memperkuat brand positioning. “Penguatan internal organisasi harus dibarengi kemampuan memanfaatkan kanal digital, khususnya e-commerce dan marketplace,” jelasnya.
Tidak hanya berupa pemaparan materi, kegiatan Abdimas ini juga diisi diskusi interaktif, studi kasus, serta kunjungan lapangan ke fasilitas gudang dan distribusi Pinnacle Foods.
Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai kepemimpinan adaptif, manajemen konflik, komunikasi persuasif, hingga optimalisasi SEO dan algoritma marketplace untuk meningkatkan visibilitas produk.
Program ini merupakan bagian dari skema Kolaborasi Luar Negeri Telkom University dan sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Ke depan, Telkom University dan Pinnacle Foods berkomitmen melanjutkan kerja sama melalui pendampingan berkelanjutan dan pengembangan riset terapan di bidang manajemen SDM serta transformasi digital industri FMCG. [SR]***







