• SORA SAKOLA
    • ESKUL
  • SOBAT SORA
  • GALLERY
    • SERBA-SERBI
    • JALAN-JALAN
    • Video
  • KULINER
  • TOKOH
  • HEUHEUY DEUDEUH
    • CARPON & SAJAK
  • PEMERINTAHAN
No Result
View All Result
Majalah Sora.
  • Serba Serbi
  • Jalan-Jalan
  • Video
  • Persib
  • Sobat Sora
  • Mojang Jajaka Sora
  • Hot
  • Kuliner
  • Heuheuy Deudeuh
Majalah Sora
  • SORA SAKOLA
    • ESKUL
  • SOBAT SORA
  • GALLERY
    • SERBA-SERBI
    • JALAN-JALAN
    • Video
  • KULINER
  • TOKOH
  • HEUHEUY DEUDEUH
    • CARPON & SAJAK
  • PEMERINTAHAN
No Result
View All Result
Majalah Sora
No Result
View All Result
Home

SMKN 1 Kawali Ciamis Membuat APD Pelindung Wajah Untuk Tim Medis

majalah by majalah
05/04/2020 7:25 PM
in new
0 0
0
SMKN 1 Kawali Ciamis Membuat APD Pelindung Wajah Untuk Tim Medis

Kiri: Drs. H. Hadi Sumantoro, Kepala SMKN 1 Kawali Kab Ciamis

371
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

majalahsora.com, Kab. Ciamis – Berangkat dari kepedulian terhadap tenaga medis, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kawali Kabupaten Ciamis yang dikepalai oleh Drs. H. Hadi Sumantoro, menciptakan APD face shield (pelindung wajah) untuk tenaga medis dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Pelindung wajah tersebut telah lolos uji kelayakan dari Tim Penanganan COVID-19 Center Kabupaten Ciamis sebagai APD kategori tipe 1 yang dibutuhkan tenaga medis yang bertugas di puskesmas.

Guru SMKN 1 Kawali sekaligus Koordinator Pembuatan Face Shield, Dian Sediana menjelaskan, inovasi tersebut muncul karena ingin membantu tenaga medis dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Langkah awalnya itu kita buat satu dulu dan survei ke puskesmas terdekat di sekolah. Ternyata mereka sangat antusias, bahkan pengen cepet-cepet minta,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Selanjutnya, kata Dian, pihak sekolah meminta bantuan Tim Penanganan COVID-19 Kabupaten Ciamis untuk melakukan uji kelayakan APD. “Untuk meyakinkan (agar produk sudah sesuai standar) kita lakukan uji kelayakan. Ternyata layak dan masuk kategori tipe 1 yang bisa digunakan oleh tenaga medis,” terangnya.

Libatkan Siswa Namun Tetap Jaga Jarak

Dian mengungkapkan, para siswa ikut berperan dalam proses pembuatan face shield tersebut. Namun, untuk menaati anjuran social distancing, para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler IT ini hanya dilibatkan enam orang. Mereka dipilih karena rumahnya tak jauh dari sekolah.

“Pembuatan satu buah face shield ini membutuhkan waktu satu jam setengah hingga dua jam, jadi memang enggak perlu ditunggu. Kita memberdayakan guru yang piket di sekolah dan sehari hanya ada dua siswa yang bertugas,” tegasnya.

Dian mengaku, seluruh siswa sangat antusias karena produk ini memberi dampak sosial bagi masyarakat.

Pembuatan yang Praktis

Menurut Dian, pembuatan face shield ini cukup praktis. Proses awalnya, pembuatan desain face shield dengan bentuk tiga dimensi.

Sedangkan bahan baku yang digunakan, yaitu plastik filamen yang nantinya dicetak melalui printer tiga dimensi serta karet untuk menyesuaikan ukuran kepala pengguna agar nyaman dipakai. “Setelah desain, langkah selanjutnya printing rangka dan perakitan,” jelasnya.

Berawal dari Komunitas

Dian mengungkapkan, ide pembuatan face shield tersebut berawal dari Asosiasi Printridi, komunitas pegiat printing tiga dimensi. Dian bersama beberapa siswa pun bergabung dengan komunitas Printridi regional Jawa Barat. Awalnya, ia hanya diminta untuk mencetak, sedangkan proses distribusi dilakukan oleh pihak komunitas.

“Tapi, kita negosiasi karena banyak puskesmas di sini yang butuh. Alhamdulillah disepakati selama distribusi kita lakukan dengan benar,” ungkapnya.

Ketua Program Studi TKJ SMKN 1 Kawali itu pun mengatakan, pihaknya telah mencetak 30 buah face shield yang nantinya langsung didistribusikan ke puskesmas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

“Untuk sementara kita pakai bahan dari sekolah. Tapi, dari komunitas juga sudah dikirim bahannya karena kita sudah kirim permohonan barang,” ujarnya.

Ia pun berharap, berbagai dinas terkait tertarik terhadap produk yang sekolah canangkan ini. “Kalau ada dinas yang tertarik, kita bisa buat dengan pengadaan massal,” ucapnya.

Sangat Bermanfaat bagi Tenaga Medis

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Eni Rochaeni mengungkapkan, pihaknya memang sangat membutuhkan APD tipe 1. Sehingga, ia mengapresiasi inovasi face shield yang dilakukan oleh sekolah ini.

“Kami memang kekurangan APD untuk tenaga medis di puskesmas. Untuk face shield saja, petugas di puskesmas sampai membuat sendiri dengan alat dan bahan seadanya,” ujarnya seperti diwartakan laman harapanrakyat.com.

Meski petugas puskemas tidak berhadapan langsung dengan pasien COVID-19, namun Eni menegaskan, posisi mereka tetap rentan tertular karena bertugas sebagai pemeriksa masyarakat yang dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19.

Meski seseorang masih dinyatakan ODP, namun bisa saja sudah membawa virus di tubuhnya. “Nah, kondisi itu yang harus diwaspadai. Makanya, petugas puskesmas harus dilengkapi OPD yang memadai,” tegasnya. [SR-Disdik Jabar]***

Tags: #ADP SMKN 1 Kawali Kab Ciamis#Drs. H. Hadi Sumantoro Kepala SMKN 1 Kawali Kab Ciamis
majalah

majalah

Related Posts

Tarhib Ramadan Masjid Ulul Albab Komplek GBI Bandung
Serba Serbi

Semarak Tarhib Ramadan 1447 H di RW 13 Komplek GBI, DKM Ulul Albab Libatkan Seluruh Elemen Warga Sambut Bulan Penuh Berkah

by majalah
15/02/2026 3:59 PM
SMK PGRI Indramayu SMK Pusat Keunggulan
Sora Sakola

SMK PGRI Indramayu Sekolah Pusat Keunggulan dengan Biaya Terjangkau, Lulusan Siap Kerja hingga ke Jepang

by majalah
15/02/2026 10:45 AM
Rakerda AKSI Jabar 2026
Sora Sakola

Rakerda AKSI Jabar Diapresiasi Disdik: Siapkan Kepemimpinan Istimewa Kepala Sekolah untuk Lahirkan Maung Pancawaluya

by majalah
14/02/2026 1:27 PM
Kepala SMKN 15 Bandung Rohayati, M.Pd
Sora Sakola

Rohayati: Transformasi SMKN 15 Kota Bandung, Jadi Sekolah BLUD Berbasis Teaching Factory Kolaborasi dan Raih Penghargaan SMK Award 2025

by majalah
13/02/2026 3:39 PM
Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat Prof Budi Djatmiko sentil Gubernur Jabar KDM
Sora Sakola

Prof Budi Djatmiko Ketum APTISI Pusat Sentil KDM: Lima Kali Undangan Tak Dihadiri, PTS Jabar Dinilai Kurang Perhatian

by majalah
12/02/2026 4:42 PM
No Result
View All Result

Kategori Berita

Arsip Berita

Berita Terbaru

  • Semarak Tarhib Ramadan 1447 H di RW 13 Komplek GBI, DKM Ulul Albab Libatkan Seluruh Elemen Warga Sambut Bulan Penuh Berkah
  • SMK PGRI Indramayu Sekolah Pusat Keunggulan dengan Biaya Terjangkau, Lulusan Siap Kerja hingga ke Jepang
  • Rakerda AKSI Jabar Diapresiasi Disdik: Siapkan Kepemimpinan Istimewa Kepala Sekolah untuk Lahirkan Maung Pancawaluya
  • Rohayati: Transformasi SMKN 15 Kota Bandung, Jadi Sekolah BLUD Berbasis Teaching Factory Kolaborasi dan Raih Penghargaan SMK Award 2025
  • Prof Budi Djatmiko Ketum APTISI Pusat Sentil KDM: Lima Kali Undangan Tak Dihadiri, PTS Jabar Dinilai Kurang Perhatian
Facebook Twitter Youtube Instagram

Kategori Berita

  • CARPON & SAJAK
  • Ekskul
  • Heuheuy Deudeuh
  • Hot
  • Jalan-Jalan
  • Kuliner
  • Mojang Jajaka Sora
  • new
  • Pemerintahan
  • Persib
  • Promoted
  • Serba Serbi
  • Sobat Sora
  • Sora Sakola
  • Tokoh

Majalahsora.com

  • Redaksi Majalahsora
  • Kebijakan Privasi / Privacy

© 2019 Majalah Sora All Rights Reserved
Designed by tokoweb.co

No Result
View All Result
  • SORA SAKOLA
    • ESKUL
  • SOBAT SORA
  • GALLERY
    • SERBA-SERBI
    • JALAN-JALAN
    • Video
  • KULINER
  • TOKOH
  • HEUHEUY DEUDEUH
    • CARPON & SAJAK
  • PEMERINTAHAN

© 2019 Majalah Sora All Rights Reserved
Designed by tokoweb.co

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In