majalahsora.com, Kabupaten Purwakarta – Ketua II kegiatan Pandita 5.0, Dede Fajriadi, S.Pd., M.Pd., yang merupakan Kepala SMKN 1 Kawali, menjelaskan bahwa kegiatan Pandita 5.0, merupakan bagian dari transformasi kepemimpinan kepala sekolah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya SMK negeri di Jawa Barat.
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Sub Learning Institute (SLI) ini berlangsung di Prime Plaza Hotel Purwakarta mulai hari Sabtu sampai Senin tanggal 20-22 Desember 2025, dan diakhiri dengan SMK Award konsep kegiatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Dikatakannya, kegiatan Pandita 5.0 ini dirancang sebagai upaya membentuk kepala sekolah agar mampu berpikir terbuka untuk pengembangan manajemen di sekolahnya masing-masing, menuju visi Pancawaluya.
“Kegiatan ini adalah transformasi kepemimpinan kepala sekolah untuk menuju ke Pancawaluya,” ujar Ded, usai kegiatan kepada majalahsora.com, Forum Wartawan Pendidikan Jabar, di Plaza Prime Hotel, Kabupaten Purwakarta, Senin (22/12/2025).
Menurut Dede, pelaksanaan kegiatan tahun ini memiliki ciri khas tersendiri. Jika tiga tahun terakhir konsep SMK Award nya diadakan secara mewah dan megah di ballroom hotel, maka tahun ini konsepnya adalah di outdoor.
“Kami konsepnya dengan alam sekitar. Jadi Pak Kadis dan Pak Kabid menginginkan konsep di outdoor, di lapangan terbuka,” katanya.
Untuk jumlah peserta, Dede menyebutkan antusiasme kepala sekolah sangat tinggi. Dari total 289 peserta, sebanyak 279 hadir, atau lebih dari 96 persen.
“Alhamdulillah yang hadir 279, hampir 100 persen. Ada beberapa kepala sekolah yang sedang sakit sehingga tidak bisa ikut,” jelasnya.
Terkait materi, disampaikan oleh berbagai kalangan. Antara lain dari Self Learning Institute, serta akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Saat ditanya mengenai tindak lanjut kegiatan, Dede berharap para kepala sekolah, khususnya Kepala SMK negeri di Jabar, mampu melakukan transformasi nyata di satuan pendidikan masing-masing.
Dampaknya, kualitas sekolah meningkat sehingga SMK di Jabar semakin istimewa dengan program Pancawaluyanya.
Berkanaan dengan SMK Award ada dua kategori penghargaan, yakni kategori utama dan kategori transformatif. Masing-masing kategori ada sembilan pemebang. [SR]***





