majalahsora.com, Kota Bandung – SMK Igasar Pindad Kota Bandung merupakan Sekolah Pusat Keunggulan, menjadi salah satu sekolah vokasi swasta yang diburu oleh masyarakat.
Hal tersebut terlihat saat banyak pendaftar berdatangan silih berganti, pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 di Jalan Cisaranten Kulon No 17, Kecamatan Arcamanik, Kamis (20/6/2024).
Majalahsora.com berhasil mewawancarai Yuanda Hasna lulusan dari MTs Negeri 2 Kota Bandung. Kata Yuanda saat pelaksanaan PPDB di sekolah negeri, dirinya mendaftar ke SMAN 23 dan SMAN 16 Kota Bandung melalui jalur zonasi, namun gagal. Lalu langsung memutuskan mendaftar ke SMK Igasar Pindad.
Kepala SMK Igasar Pindad Kota Bandung, Rony Harimurti, S.Pd., M.M., memegang penghargaan dari BBPMP sebagai Sekolah yang Aktif Memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) terbaik jenjang SMK se-Jawa Barat 2024
Alasan Yuanda memilih mendaftar ke SMK Igasar Pindad, karena ingin belajar kejuruan, mendalami dan meningkatkan potensi dirinya.
“Kalau memilih ke SMA (Swasta) lagi percuma, karena saya memilih jurusan PPLG karena ingin meningkatkan kemampuan saya,” kata Yuanda.
“Saya suka main laptop dan handphone ingin meningkatkan kemampuan lebih mendalam,” imbuhnya.
Pengawas SMK Disdik Jabar, Hj. Iis Nurhayani, M.M.Pd., saat menjadi pemateri “Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja” di SMK Igasar Pindad, Kamis 20 Juni 2024
Saat ditanya kenapa memilih SMK Igasar Pindad? Selain alasan tadi, menurut Yuanda jaraknya dekat dari rumah hanya 800 meter dan terbaik sebagai (Sekolah Pusat Keunggulan). Dirinya pun akan mulai belajar tanggal 15 Juli mendatang.
Sedangkan orangtua Yuanda, yakni Yuce, menjelaskan dia dan anaknya datang langsung ke SMK Igasar Pindad untuk memberikan berkas sekaligus daftar.
“Anak saya sudah daftar dari awal dan sekarang ngasih berkas,” kata Yuce.
Peningkatan kompetensi Guru SMK Igasar Pindad Kota Bandung, di antaranya melalui workshop “Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja “
“Kebetulan anak saya senang di depan laptop dan handphone main gim. Jadi ngambil jurusan PPLG agar lebih bermanfaat. Apalagi anak saya suka aplikasi dan mengedit video juga,” imbuh dia.
Secara pembiayaan menurut Yuce sangat terjangkau hanya Rp 3 juta sudah termasuk biaya kegiatan, SPP, asuransi dan lainnya.
Sedangkan Kepala SMK Igasar Pindad Kota Bandung Rony Harimurti mengatakan bahwa tahun ajaran 2024/2025 sekolah yang dipimpinnya akan menerima sebanyak 12 rombongan belajar dengan jumlah siswa sekitar 432 orang.
PPDB SMK Igasar Pindad Kota Bandung, banyak pendaftar yang daftar datang silih berganti
“Saat ini sudah ada pendaftar lebih dari 150-an orang siswa atau sudah ada untuk lima kelas,” kata Rony.
“Kami masih menunggu PPDB tahap kedua SMA/SMK Negeri (24-28 Juni 2024),” imbuhnya.
Lanjutnya tidak hanya di SMK Igasar Pindad saja, berharap calon peserta didik (CPD) pun nantinya banyak yang bersekolah di SMK Swasta lainnya, sesuai dengan limpahan dari PPDB sekolah negeri.
Memberikan pelayanan optimal kepada siswa dan orangtua siswa
Rony pun mengungkapkan keunggulan SMK Igasar Pindad, yang saat ini terus meningkatkan pelayanan bagi siswa dan orangtua siswa. “Karena iklan yang terbaik itu dari mulut ke mulut. Tidak kalah penting meningkatkan sarana prasarana, soliditas guru dan tenaga kependidikan,” kata Rony.
Masih dikatakan Rony SMK Igasar Pindad yang merupakan Sekolah Pusat Keunggulan serta mendapatkan penghargaan dari BBPMP, sebagai sekolah yang aktif memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) terbaik jenjang SMK se-Jawa Barat, memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan optimal.
“Kami memiliki lima kompetensi keahlian, artinya kalau di Teknik Permesinan mereka setelah lulus harus cakap mengoperasikan alat permesinan, bisa bekerja di bengkel permesinan bahkan mandiri,” kata Rony.
“Untuk program keahlian Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor bisa memperbaiki mobil maupun sepeda motor. Untuk Teknik Komputer Jaringan bisa merakit, merawat komputer kemudian membuat jaringan. Jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim bisa membuat program ataupun membuat gim.”
Yuce saat mendaftarkan Yuanda anaknya, ke SMK Igasar Pindad Kota Bandung
“Makanya untuk memenuhi itu semua, guru kami dilatih terus (kompetensinya), agar memiliki kemampuan,” imbuhnya.
Rony pun menjelaskan mengenai pembiayaan yang terjangkau, pasalnya di SMK Igasar Pindad tidak ada uang bangunan.
“Kami memberikan keringanan, tidak dipungut uang bangunan. Biaya awal masuk Rp 3 juta bisa dicicil, sesuai dengan kemampuan. Untuk siswa tidak mampu dalam melakukan pembiayaan, silahkan siapkan persyaratannya yang dikeluarkan oleh pemerintah, kami akan cover, kuotanya ada 20 sampai 30 persen,” pungkas Rony.
Diketahui PPDB SMK Igasar Pindad akan dibuka setiap hari dari pukul 08.00-16.00, kecuali tanggal merah. Apabila setelah terpenuhi kuotanya pendaftarannya akan ditutup. [SR]***











