majalahsora.com, Kabupaten Indramayu – Di tengah meningkatnya jumlah siswa di SMK PGRI Karangampel, Kabupaten Indramayu justru mencatatkan tren kenaikan signifikan selama tiga tahun terakhir.
Kepala SMK PGRI Karangampel, Damuri, M.Pd., kepada majalahsora.com, Forum Wartawan Pendidikan Jabar mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran 2025/2026 jumlah siswa di sekolah yang dipimpinnya terus mengalami peningkatan, sebuah capaian yang dinilai tidak mudah di tengah persaingan sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Kepala SMK PGRI Karangampel Indramayu, Damuri, M.Pd., saat diwawancarai oleh awak media majalahsora.com, Forum Wartawan Pendidikan Jabar, pada sela-sela kegiatan pekan olahraga antar kelas, Rabu (17/12/2025)
Damuri menyampaikan, peningkatan tersebut tidak hanya terjadi tahun ini, melainkan konsisten selama tiga tahun terakhir. Ia menyebut, jumlah siswa SMK PGRI Karangampel kini mencapai 806 orang dari kelas X hingga kelas XII, naik signifikan dibanding dua tahun sebelumnya yang berada di angka 645 siswa.
“Alhamdulillah, naik signifikan,” ujar Damuri, di ruang kerjanya Jalan Raya Barat Karangampel, Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (17/12/2025).
Menurut Damuri, kepercayaan masyarakat terhadap SMK PGRI Karangampel dibangun bukan semata-mata dari aspek akademik, tetapi juga dari penanaman karakter dan akhlak siswa.
Semboyan yang terpampang “Kami Datang untuk Belajar” untuk memotivasi siswa SMK PGRI Karangampel, Indramayu
Ia menegaskan bahwa percuma jika berilmu apabila tidak dibarengi karakter yang baik. Karena itu, pihak sekolah menanamkan nilai-nilai religius melalui kegiatan salat Zuhur berjamaah setiap hari, salat Jumat berjamaah, salat Duha bersama setiap Jumat pagi, serta kajian-kajian keagamaan.
Selain penguatan karakter, pihak sekolah juga menjalin komunikasi intensif dengan orangtua siswa terkait kehadiran dan perkembangan siswa.
Damuri menilai komunikasi tersebut membuat orangtua merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses pendidikan anak-anak mereka.
Koordinasi dengan para guru mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan
Dari sisi kompetensi dan kesiapan kerja, SMK PGRI Karangampel memiliki empat konsentrasi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TAM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Akuntansi.
Di samping itu Damuri menjelaskan, bahwa sekolahnya menerapkan link and match dengan dunia industri, di antaranya bekerja sama dengan PT Astra Daihatsu untuk jurusan TKR, Astra Honda Motor untuk TSM, Telkom untuk TKJ, serta Yogja Group untuk Akuntansi.
Ia menambahkan, sekolah juga memiliki bursa kerja dan program pelatihan bagi calon tenaga kerja. Sebelum alumni melamar ke perusahaan, mereka dibekali pelatihan tentang cara melamar pekerjaan.
SMK PGRI Karangampel Indramayu butuh bantuan pemerintah untuk meningkatkan sarana prasarana mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih berkualitas
Berdasarkan data sekolah, lulusan yang melanjutkan pendidikan tercatat 12 persen, sementara sekitar 57 persen langsung bekerja, dan sisanya memilih berwirausaha serta jalur lainnya.
Saat ini, SMK PGRI Karangampel didukung oleh 42 guru dan menerapkan sistem lima hari sekolah, dengan jam belajar mulai pukul 06.30 hingga 14.15 WIB, dari Senin hingga Jumat.
Terkait pembiayaan, Damuri menyebut tidak sepenuhnya gratis, meskipun partisipasi masyarakat ada, tetapi dinilai tidak signifikan.
Ahmad Mualif awak media majalahsora.com, Ketua Forum Wartawan Pendidikan Jabar, bersama Kepala SMK PGRI Karangampel, dengan latar smart tv Merah Putih bantuan program Presiden RI Prabowo Subianto
Ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap berlanjut, khususnya bantuan pendidikan menengah universal (BPMU) yang pada tahun 2025 sebesar Rp 600.000 per siswa.
“Jangan dihapus, bila perlu ditingkatkan atau dinaikkan nilainya,” tegasnya, seraya menyebut bantuan tersebut sangat membantu kelangsungan pendidikan sekolah swasta.
Selain bantuan pendanaan, Damuri mengungkapkan bahwa terakhir kali sekolah menerima bantuan bangunan pada tahun 2019. Berharap pada tahun 2026 mendapatkan bantuan program rehabilitasi baik untuk kelas dan lainnya.
Ruang praktek siswa SMK PGRI Karangampel Indramayu
Masih berkenaan dengan bantuan pada Desember tahun 2025 ini, SMK PGRI Karangampel menerima bantuan smart TV merah putih dari pemerintah pusat program Presiden RI Prabowo Subiabto, yang sudah dimanfaatkan untuk kegiatan rapat guru. Ia berharap ke depan jumlah smart TV dapat ditambah hingga setiap kelas memiliki fasilitas tersebut.
Dalam pengembangan sumber daya pendidik, Damuri mengatakan keilmuan guru-guru selalu diperbarui dengan informasi terbaru, termasuk pendekatan pembelajaran mendalam dalam kurikulum, kebijakan Pancawaluya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta sosialisasi tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat kepada siswa.
Menanggapi masuknya kawasan industri di Indramayu, Damuri menyatakan SMK PGRI Karangampel siap mendukung penuh dengan menyiapkan tenaga kerja yang handal dan siap masuk industri. Ia memastikan ke depan akan ada nota kesepahaman atau MoU dengan industri-industri yang ada.
“Insya Allah kami akan mendukung 100 persen dan menyiapkan tenaga kerja yang siap kerja,” ujar Damuri. [SR]***











