majalahsora.com, Kota Bandung – Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh menghadapi “Final Tour Lomba Olahraga Baris-berbaris, Kejuaraan Nasional Varmus dan Rukibra” Tahun 2025 yang akan digelar di Jakarta dan Bekasi pada 26–29 Desember 2025.
Sebanyak 1.152 atlet di luar ofisial dari sekitar 20 kabupaten/kota akan mewakili Jabar dalam ajang nasional bergengsi tersebut.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Forum Baris Indonesia (Forbasi) Provinsi Jawa Barat, Syahrul Ramdhani, menegaskan bahwa kontingen Jabar tidak hanya datang untuk berpartisipasi, tetapi juga menargetkan prestasi tertinggi.
Kiri ke kanan: Ketua KORMI Denda Alamsyah, Ketua Pengda Forbasi Jabar Syahrul Ramdhani, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan saat menerima pataka dari Ketua Kontingen Jabar Tito Riansyah
Ia menyebut seluruh atlet yang dikirim merupakan hasil seleksi ketat dari rangkaian event resmi sepanjang tahun.
Kang Syahrul, akkrab disapa menjelaskan, Jawa Barat tahun ini mengirimkan hampir seluruh nomor yang diperlombakan. Di antaranya Rukibra, LOBB (Lomba Olahraga Baris-berbaris) yang mencakup LKBB, PBB baku, plus variasi formasi tanpa musik, dengan jenjang usia 13 tahun (SD), 15 tahun, 19 tahun, hingga tingkat umum, termasuk peserta yang sudah purna. Selain itu, Jabar juga mengirimkan atlet Varmus untuk dua level usia, yakni 15 tahun dan 19 tahun.
“Harapannya bisa optimal untuk berprestasi dan insya Allah mudah-mudahan jadi juara umum di tahun ini,” ujar Kang Syahrul, usai acara pelepasan kontingen Jabar oleh Wakil Gubernur Erwan Setiawan, di GOR Saparua, Kota Bandung, Rabu (24/12/2025).
Wagub Jabar, Erwan Setiawan mendukung kesuksesan kontingen Jabar pada ajang “Final Tour Lomba Olahraga Baris-berbaris, Kejuaraan Nasional Varmus dan Rukibra” tahun 2025
Ia menambahkan, persiapan kontingen dilakukan dalam waktu yang cukup panjang. Para pelatih, ofisial, serta pengurus cabang telah melakukan pembinaan sejak awal penetapan lokasi Kejurnas yang akan dilaksanakan di DKI Jakarta, dengan sejumlah nomor lomba seperti Rukibra yang sempat direncanakan di Bogor sebelum akhirnya dipindahkan ke Bekasi.
Seluruh atlet merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Menurutnya, seleksi dilakukan melalui event-event resmi berizin Forbasi yang memiliki standar ketat, mulai dari penggunaan juri resmi Forbasi, perangkat perlombaan resmi, komite pelombaan Forbasi, hingga petugas track up yang berlisensi.
Tampilan salah satu klub/satuan, kontingen Forbasi Jabar
Klub atau satuan yang mengikuti seleksi juga harus dibuktikan dengan sertifikat dan rekam jejak prestasi.
“Peserta yang ikut ke Kejurnas ini sudah melalui tahapan seleksi dari event-event resmi. Mereka diranking berdasarkan akumulasi poin, seperti sistem Grand Prix,” jelasnya.
Sebagai gambaran, Jawa Barat pada tahun 2025 tercatat menggelar 43 event resmi Formasi, jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan daerah lain yang rata-rata hanya menggelar lima hingga sepuluh event dalam setahun.
Forbasi Jabar akan bekerja keras untuk menjadi juara umum “Final Tour Lomba Olahraga Baris-berbaris, Kejuaraan Nasional Varmus dan Rukibra” Tahun 2025 kado akhir tahun untuk Jabar Istimewa
Dari rangkaian kompetisi tersebut, klub-klub yang mengikuti event resmi Forbasi diwajibkan mengumpulkan poin hingga akhirnya terpilih atlet terbaik yang berhak mewakili Jabar di Kejurnas.
Kang Syahrul juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jabar, khususnya kehadiran Wakil Gubernur Jabar yang berkenan melepas kontingen. Menurutnya, kehadiran Wagub menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para atlet.
“Alhamdulillah kami bersyukur Bapak Erwan Setiawan Wakil Gubernur Jawa Barat berkenan melepas dan mendukung adik-adik atlet dari Jabar. Itu menjadi momentum semangat dan kebanggaan bagi kontingen Jawa Barat,” katanya.
Ia menilai sambutan dan pesan-pesan yang disampaikan Wagub Jabar mampu membakar semangat para atlet agar tampil optimal dan memenuhi target prestasi. “Mudah-mudahan bisa jadi yang terbaik di Kejurnas tahun ini,” tutup Kang Syahrul. [SR]***









