majalahsora.com, Kota Bandung – Semangat baru mengiringi langkah Eka Rachman, S.Kom., M.M.Pd., kepala sekolah baru SMKN 11 Bandung yang resmi menjabat melalui program rotasi, dan promosi Kepala Sekolah dari Dedi Mulyadi. Bersyukur atas kebijakan pengembalian kepala sekolah sesuai domisili, Eka mengaku kini dapat fokus membangun sekolah tanpa beban meninggalkan keluarga.
“Saya sebelumnya bertugas di SMKN Cikalong, Tasikmalaya, dekat laut, wilayah Cipatujah. Tiga tahun di sana, saya tiap minggu pulang pergi meninggalkan keluarga di Cimahi. Sekarang, bisa kembali ke kampung halaman rasanya sangat melegakan,” ujarnya penuh syukur, Selasa (11/11/2025).
Langkah awal Eka di SMKN 11 Bandung terasa istimewa. Ia menyebut penugasannya kali ini sebagai kebahagiaan berlipat karena dapat memimpin sekolah yang sudah luar biasa.
Dengan gaya kepemimpinan partisipatif, Eka mengawali masa jabatannya dengan berdiskusi bersama para guru dan seluruh unit kerja secara spesifik, bukan pertemuan massal.
Wakasek Kesiswaan SMKN 11 Bandung, Ani Nuraeni, M.Kom., dan Silvia Retnawati, S.Pd., Wakil Manajemen Mutu
“Saya ingin memahami persoalan tiap bidang lebih dalam. Semua keputusan akan berdasar data dan informasi valid. Dari situ, baru kita buat kebijakan dan program kerja dengan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.
Ia juga telah menggelar pertemuan eksternal bersama Dudika, Alumni, Aparat Pemerintahan, dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang memberi pandangan positif terhadap SMKN 11 Bandung.
Dalam evaluasinya, Eka menilai langkah terbaik bagi sekolah adalah “move up” maju dengan peningkatan, bukan sekadar “move on”.
Ia pun bertekad mempertahankan bahkan menambah deretan prestasi sekolah. Baru sepekan menjabat, tiga prestasi bergengsi langsung diraih: Juara 1 pada lomba enterpreneurship di UPI oleh dua siswa dari 990 peserta, dua kategori juara di Madani Enterpreneurship Academy yang membantu UMKM sekitar sekolah melakukan branding, accounting, dan marketing, serta rekor dunia Guinness World of Record untuk pembuatan aplikasi kecerdasan buatan (AI) terbanyak pada 12 November 2025.
Suasana perayaan Dies Natalis SMKN 11 Kota Bandung ke-45 tahun
“Sekolah ini sudah maju, gurunya hebat-hebat, dan prestasinya luar biasa. Saya salut untuk kepala sekolah sebelumnya,” kata Eka dengan antusias.
Dari sisi sarana dan prasarana (sarpras), Eka menilai kondisi SMKN 11 Bandung sudah sangat mumpuni. Dirinya berpesan kepada para guru agar terus mengajarkan dan memberi referensi tentang kepemimpinan yang baik, sambil menegaskan komitmennya untuk selalu lebih baik setiap hari dibanding kemarin.
“Saya akan bertindak profesional. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin,” tegasnya.
Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMKN 11 Bandung, Ani Nuraeni, M.Kom., mengungkapkan rasa bahagia sekaligus syukur atas kehadiran kepala sekolah definitif setelah beberapa tahun dipimpin oleh plt.
SMKN 11 salah satu sekolah vokasi top di Bandung
“Kami bahagia akhirnya. Sebelumnya, banyak kegiatan tidak optimal karena plt. Kini, kita punya harapan baru agar program sekolah berjalan maksimal,” ujarnya.
Ani juga berharap dengan kepemimpinan baru, kerja sama dengan pihak industri akan semakin terbuka dan kepercayaan meningkat. Di bidang kesiswaan, ia berkomitmen memperkuat karakter siswa melalui tata tertib Pancawaluya yang dikolaborasikan dengan orang tua.
“Tata tertib ini bukan sekadar aturan, tapi pembentuk karakter siswa di sekolah dan masyarakat,” tambahnya. Program penghargaan bagi siswa berprestasi dan pembinaan bagi yang melanggar akan ditegakkan dengan tegas.
“Semoga Pak Eka bisa membawa SMKN 11 Bandung terus baik, mempertahankan yang sudah hebat, dan menghadirkan banyak inovasi di bidang pendidikan, kurikulum, maupun karakter siswa,” pungkas Ani penuh optimisme. [SR]***








