majalahsora.com, Kabupaten Garut – Kepala SMKN 11 Garut Asep Taryudin diganjar penghargaan bergengsi dari Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jawa Barat (Jabar) dengan kategori “Kepala Sekolah Informatif dan Berdedikasi”. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan informasi, dedikasi, serta kepatuhan Asep dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan satuan pendidikan negeri di Jawa Barat.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua FWP Jabar Ahmad Mualif di SMKN 11 Garut, Selasa (13/1/2026). Penilaian FWP Jabar menempatkan Asep sebagai figur kepala sekolah yang konsisten membangun komunikasi dengan media, patuh pada regulasi, serta menunjukkan dampak nyata dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya.
Ahmad Mualif menjelaskan, pemberian penghargaan ini merupakan apresiasi kepada Asep Taryudin yang selalu terbuka kepada awak media dalam memberikan informasi untuk diketahui khalayak luas. Sikap tersebut, kata dia, sejalan dengan Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik No 14 Tahun 2008, serta Undang Undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Beliau sangat terbuka, komunikatif dalam memberikan informasi yang kami butuhkan, khususnya terkait program-program dan capaian sekolah,” kata Ahmad dalam kutipan langsungnya.
Sedangkan untuk kategori berdedikasi, Ahmad menilai Asep sangat taat dan patuh kepada pemerintah dalam menjalankan berbagai amanah dan tugas yang diberikan. Kepatuhan itu, menurut Ahmad, tercermin dari sikap profesional hingga hal-hal detail dalam keseharian.
“Ya beliau itu sangat patuh terhadap aturan. Contoh kecil dalam memakai atribut kedinasan selalu lengkap, baik itu papan nama, pin KORPRI, lambang pemerintah di baju dinas begitu juga dengan kerapihannya,” kata Ahmad.
Lebih lanjut Ahmad memaparkan, Asep sejak akhir Oktober 2025 ditugaskan memimpin sekolah yang jaraknya lebih jauh dari rumahnya (domisil) sekitar 100 km dan tidak memungkinkan untuk ditempuh pulang pergi, sehingga mengharuskan dia menginap. Sebelumnya Asep diberikan amanah sebagai Kepala SMKN PU Negeri Bandung yang jarak tempuhnya hanya dua jam dan bisa pulang pergi.
Kondisi tersebut, kata Ahmad, menarik karena pada saat rotasi dan promosi Kepala SMA, SMK dan SLB Negeri pada Rabu 29 Oktober 2025, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengharuskan kepala sekolah mendekati domisilinya. Namun demikian, Asep tetap menunjukkan kesiapan penuh atas penugasan yang dipercayakan kepadanya.
“Beliau juga sangat siap dengan penugasan yang dipercayakan kepadanya. Beliau juga pernah menjabat selama tiga tahun lebih sebagai Kepala SMKN Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, padahal tinggal di Garut,” kata Ahmad.
Dari sisi prestasi, setiap dirinya memimpin suatu sekolah selalu berdampak. Saat memimpin SMK Parungponteng, sekolah yang tadinya kesulitan air akhirnya memiliki ketersediaan air, kemudian mendapatkan bantuan DAK fisik berupa dua lokal toilet, membenteng, membuat pagar sekolah, dan banyak lagi.
Saat menjadi Kepala SMK PU Negeri Bandung, Asep berhasil menjadikan SMK PU sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan. Di bawah kepemimpinannya, sekolah ini mencatat sejarah baru dengan keberhasilan siswanya meraih juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat kabupaten/kota untuk kali pertama. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata hasil kerja keras dan dedikasi seluruh warga sekolah.
Selama menjadi Kepala SMK PU Negeri Bandung, Asep menitikberatkan pada penanaman karakter dan budaya kerja bagi para murid, serta peningkatan wawasan dan tata kelola pendidikan di lingkungan sekolah tersebut.
Kini di SMKN 11 Garut, banyak program Asep yang akan digulirkan, seperti meningkatkan kualitas pembelajaran, kedisiplinan, sarana prasarana, kerja sama mitra industri, keterserapan lulusan, peningkatan jumlah siswa baru, dan lainnya.
“Saya mewakili rekan-rekan Forum Wartawan Pendidikan Jabar mengucapkan selamat atas penghargaan ini, semoga menjadi pemacu untuk melangkah lebih baik, memberikan dampak positif bagi kemajuan sekolah yang dipimpinya untuk kemajuan pendidikan di Jabar dan tanah air,” pungkas Ahmad. [SR]***





