Majalah Sora|Friday, March 22, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Wakil Walikota Bandung Mendukung Gerakan Pelajar Benar Sehati

Wakil Walikota Bandung Mendukung Gerakan Pelajar Benar Sehati 

SONY DSCAsep Maung Ketua Sehati menyerahkan kemeja Sehati ke Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana

majalahsora.com, Kota Bandung – Yana Mulyana Wakil Waikota Bandung mendukung gerakan Pelajar Benar (bersih narkotika) yang akan dilaksanakan oleh Sehati (Sehat Tanpa Narkotika), ke sekolah-sekolah yang ada di Bandung khususnya.

Dalam rangka mensosialisasikan dan meminta  dukungan gerakan tersebut, Asep Maung Ketua Sehati bersama jajaran pengurusnya melakukan audiensi dengan Kang Yana sapaan akrab Wakil Walikota Bandung. Berlangsung di kantor Wakil Walikota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (17/1/2019) lalu.

Kepada awak media majalahsora.com Kang Yana mengatakan bahwa Pemkot Bandung mendapat dukungan yang besar dari Sehati, dalam melakukan penyuluhan bahaya narkoba yang disampaikan ke masyarakat (pelajar).

“Selama ini Pemkot Bandung bersama Dinas Kesehatan tetap berusaha mendata (pecandu narkoba). Sehingga dengan data akan lebih jelas melakukan treatment (pengobatan). Tetapi sebelum ke sana Dinkes bersama SKPD yang lain, melakukan penyuluhan akan bahaya narkoba. Alhamdulillah kini mendapat dukungan dari Sehati untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat,” tuturnya, usai audiensi.

Sementara itu Asep Maung menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyuluhan Pelajar Benar dari mulai tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat.

“Kami akan melakukan penyuluhan yang berbeda. Akan dikemas dengan hiburan seni budaya Sunda (Jawa Barat). Tujuannya agar siswanya tidak jenuh sambil mengenalkan dan memelihara seni Sunda juga,” kata Asep kepada awak media majalahsora.com, Jum’at (17/1/2019).

Lebih lanjut kata Asep inti dari kegiatan penyuluhan adalah untuk memberikan pesan dan mencegah penggunaan narkoba yang sangat berbahaya bagi generasi muda.

“Dalam waktu dekat kami akan deklarasikan Pelajar Benar. Pokoknya pelajar di Jawa barat harus bersih dari narkotika,” ujar Asep.

Asep memaparkan bahwa Sehati sudah berdiri sejak dua tahun lalu, dan telah melakukan beberapa kali penyuluhan di antaranya di SMAN 18 Kota Bandung dan SMAN 9 Kota Bandung. Dengan pemateri yang ahli di bidangnya dikolaborasikan dengan tampilan wayang golek dan pemeran Preman Pensiun.

“Semakin ke sini jenis narkotika semakin banyak, seperti dalam bentuk permen, jajanan-jajanan yang dijual secara bebas. Makanya kami berikan penyuluhan agar menjadi tahu. Kita ingin mencegahnya jangan sampai menjadi pecandu. Untuk rehabilitasi pecandunya kita bekolaborasi dengan Yayasan Grapiks. Kita hanya fokus memberikan penyuluhan bahaya dampak narkotika dan memperkenalkan budaya Sunda,” katanya.

Di samping itu menurut Asep Sehati pun berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak BNN (Badan Narkotika Nasional) apabila sedang melakukan penyuluhan. [SR]***