Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Student Exchange, Upaya Ciptakan Kedamaian Antar Negara Asean

Student Exchange, Upaya Ciptakan Kedamaian Antar Negara Asean 

Program student exchange kali ini diikuti oleh SMUN 2, SMUN 3, SMUN 5 dan SMUN 8 Kota Bandung dengan sejumlah sekolah di Cotabato

majalahsora.com, Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan para siswa peserta student exchange atau pertukaran pelajar beberapa sekolah di Kota Bandung dan sekolah di Kota Cotabato Filipina, di Gedung Sate Bandung, Jumat (1/2/2019).

Di hadapan puluhan siswa SMU sederajat itu, Ridwan Kamil berbagi pengalamannya menjadi seorang pemimpin. Dirinya pun memberikan pemahaman lebih mendalam tentang keberagaman Indonesia dan khususnya kondisi Jawa Barat.

Student exchange merupakan program yang sudah dilakukan semenjak Ridwan Kamil menjadi Walikota Bandung dan akan berlanjut hingga ke depan.

“Program ini adalah inisiatif saya waktu jadi Walikota Bandung,” ujar Emil, sapaan akrabnya.

Tujuannya, untuk lebih menciptakan kedamaian antar negara-negara Asean di masa mendatang. Sehingga ketika mereka menjadi pemimpin di masa depan bisa lebih memahami lebih mendalam kondisi negara-negara sahabatnya.

“Tidak ada salahnya melakukan pertukaran pemuda-pemuda sehingga nanti pada saat mereka memimpin di negara masing-masing bisa memahami lebih mendalam kondisi dari negara-negara sahabatnya,” ungkap Emil.

Dirinya menuturkan, dengan komunikasi yang dibangun sejak masih muda diharapakan negara Asean akan lebih damai dan kondusif.

“Dengan komunikasi yang dibangun sejak masih muda diharapkan Asean kita lebih damai dan kondusif. Ini juga merupakan investasi,” tuturnya.

Program student exchange kali ini diikuti oleh SMUN 2, SMUN 3, SMUN 5 dan SMUN 8 Kota Bandung dengan sejumlah sekolah di Cotabato. Selanjutnya, selain Bandung program ini akan dilakukan oleh sekolah lain di Jawa Barat dengan negara Asean lainnya.

“Kita fokus dulu Kota perkota jadi ini Kota Bandung dengan Kota Cotabato di Filipina, nanti kalau sifatnya Jabar ya dengan Provinsi lagi,” jelasnya. [SR]***