Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Siswa SMAN 8 Kota Bandung Galang Dana Gempa Palu Sebagai Amal Jariyah

Siswa SMAN 8 Kota Bandung Galang Dana Gempa Palu Sebagai Amal Jariyah 

suryana kepsek sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (3)Suryana, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 8 Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – Dua bulan berturut-turut, bangsa Indonesia dilanda bencana alam yang dahsyat. Di samping itu memakan banyak korban jiwa.

Akhir Agustus 2018 gempa bumi melanda Lombok, NTB. Belum pulih dari gempa NTB, bencana lainnya menyusul di Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa 7,7 skala richter yang terjadi tanggal 28 September 2018 lalu, meluluhlantahkan Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi. Selain gempa, masyarakat di sana dihempas bencana tsunami serta likuifaksi.

Menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) tercatat ada 2.045 orang yang meninggal dunia. Data tersebut tercatat per tanggal 10 Oktober 2018, pukul 13.00 WIB. Sekitar 5000-an orang masih belum ditemukan. Kerugian secara materil pun tidak bisa terelakan.

iyus kesiswaan sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (4)Drs. Iyus Rustandi, Wakasek Kesiswaan 

Melihat saudara nan jauh di sana terkena musibah, siswa serta warga SMAN 8 Kota Bandung tergerak hatinya.  Menggalang dana, untuk meringankan beban masyarakat Palu yang terkena bencana alam.

Iyus Wakasek Kesiswaan SMAN 8 Kota Bandung memaparkan kepada majalahsora.com, bahwa penggalangan dana tersebut merupakan kolaborasi antara siswa, guru, serta tenaga pendidik di sekolahnya.

“Yang paling penting pada kegiatan tersebut ada pada proses pembelajaran bagi anak SMAN 8 Kota Bandung,  terutama pada hal kepedulian terhadap sesama sebagai pendidikan karakter,” kata Iyus, Rabu (10/10/2018) petang.

sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (1)Siswa SMAN 8 Kota Bandung sedang menggalang dana dari rekannya, untuk meringankan korban bencana gempa Sulteng 

Penggalangan dana bencana Palu di SMAN 8 Kota Bandung sendiri, berlangsung dari tanggal 2-4 Oktober 2018. Dari infomasi yang didapat, selama tiga hari pihaknya berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 16 juta rupiah dari 1400-an siswa.

“Penggalangan dananya dikelola oleh siswa kami (anggota OSIS dan MPK). Dari mulai pengumpulan dana di kelas-kelas, penghitungan uang, lalu disetorkan ke sekolah (pembina OSIS dan Humas). Meskipun begitu kami tetap memberikan pendampingan. Pada saat upacara pun, kami memberikan paparan,” tambah Iyus.

Di tempat yang sama Suryana Kepala SMAN 8 Kota Bandung mengatakan, bahwa teknis penyaluran dananya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak KCD (Kantor Cabang Dinas) Wilayah VII Dinas Pendidikan Jawa Barat.

sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (2)Salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama sebagai pendidikan karakter

“Waktu pengumpulan dana sebelumnya (bantuan bagi korban gempa Lombok, NTB) kita salurkan ke badan amil zakat. Di samping itu disalurkan ke KCD Wilayah VII, serta ada yang melalui MGMP Guru PAI. Nah untuk kali ini apakah sama, nanti secepatnya kami berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Suryana.

Lebih lanjut Suryana menerangkan bahwa setiap ada penggalangan dana di SMAN 8, datangnya selalu dari inisiatif  para siswanya.

“Tanpa ada intsruksi mereka sudah hideng/berinisiatif sendiri,” katanya.

“Penggalangan dana ini termasuk ibadah, dalam rangka hablumminannas. Tidak bisa dinilai oleh materil. Yang penting saat menyisihkan rezekinya mereka rido dan ikhlas. Jadi kita tidak bicara nominalnya, yang penting barokah,” tambah Suryana.

sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (6)Menghitung uang yang terkumpul

Ia berharap dengan kegiatan pengumpulan dana di sekolahnya, merupakan implementasi dari visi SMAN 8 Kota Bandung. Menjadikan siswanya sebagai pribadi yang berahlaq mulia dan baik.

Saat majalahsora.com menanyakan mengenai himbauan penggalangan dana di sekolah lainnya (SMA di Kota Bandung), ia memaparkan bahwa hal itu bukan wewenangnya. Meskipun dirinya merupakan ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA Kota Bandung.

“Kewenangan menghimbau itu ada di KCD, bukan kapasitas saya. Namun saya yakin sekolah lain juga sudah melakukan hal yang sama. Kami pun selalu melakukan kominukasi dengan teman (kepala sekolah) lainnya dan pihak Disdik,” ujar Suryana.

sman 8 bandung penggalangan dana bencana palu (5)Fawaz, siswa SMAN 8 Kota Bandung  kelas XII-IPA-III

Masih berkaitan dengan penggalangan dana di SMAN 8, Majalahsora.com berhasil mewawancarai salah satu siswanya yaitu Fawaz (kelas XII-IPA-3). Dari kacamata Fawaz, kegiatan yang di gelar di sekolahnya merupakan hal yang baik. 

“Ini merupakan sedekah. Pa Iyus pernah bilang kalau sedekah itu amal jariyah. Setelah kita meninggal akan mengalir terus pahalanya, seperti do’a anak sholeh dan ilmu yang bermanfaat. Dengan penggalangan dana ini, selain berbuat baik terhadap orang lain juga berbuat baik bagi diri sendiri,” katanya.

Ia berharap dengan adanya dana bantuan dari SMAN 8, dapat dimanfaatkan dengan baik. Di samping itu dirinya mendo’akan semoga korban yang meninggal dunia akibat bencana alam di Sulteng di terima di sisi-Nya, dan masyarakatnya cepat pulih. [SR]***