Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Santy: Ahmad Hadadi Kadisdik Jabar Hadir di ‘Samoka’ SMAN 21 Kota Bandung, berharap Bisa Menjadi Sekolah Favorit

Santy: Ahmad Hadadi Kadisdik Jabar Hadir di ‘Samoka’ SMAN 21 Kota Bandung, berharap Bisa Menjadi Sekolah Favorit 

 

ahmad hadadi kadisdik jabarDr. Ir. H. Ahmad Hadadi Kadisdik Jabar, saat menghadiri Samoka di SMAN 21 Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – Kegiatan Samoka (Salikur Mojang Jajaka) di SMAN 21 Kota Bandung tahun ini dilangsungkan hari Selasa (14/11/2017), bertempat di lapang sekolahnya.

Samoka sendiri merupakan salah satu kegiatan unggulan di SMAN 21. Sebagai ajang pemilihan mojang jajaka yang rutin diadakan setiap tahun.

SONY DSCSanty Kurnia Dewi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 21 Kota Bandung

Untuk yang sekarang ,acaranya terasa lebih istimewa, karena bisa dihadiri langsung oleh Dr. Ir H. Ahmad Hadadi, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat.

SONY DSCTampilan Si Cepot

“Alhamdulillah untuk Samoka kali ini, bisa dihadiri oleh Pa Ahmad Hadadi, Kadisdik Jabar. Di sela-sela kesibukannya, beliau menyempatkan diri hadir, dan memberikan semangat kepada siswa-siswi kami. Saya pribadi dan seluruh warga SMAN 21 merasa senang dan antusias dengan kehadiran beliau,” ujar Santy Kurnia Dewi, S.Pd., M.Pd., (Santi) Kepala SMAN 21 Kota Bandung, Selasa siang (14/11/2017).

SONY DSCKepala SMAN 21 Kota Bandung, Hadili, Kepala SMAN 27 Kota Bandung dan Ayie Atikah, Kasi. Pelayanan Pendidikan, BP3 Wilayah IV Disdik Prop. Jabar

Selain dihadiri oleh Kadisdik Jabar, juga hadir Ayie Atikah, Kasi. Pelayanan Pendidikan, BP3 Wilayah IV Disdik Prop. Jabar, kepala sekolah seangkatan dirinya yang berjumlah lima orang serta Muspika kewilayahan setempat .

SONY DSCAhmad Zarnuji, S.Sos, Kasubag TU SMAN 21 Kota Bandung

“Samoka merupakan ajang pencarian bakat bagi siswa-siswi  kami. Ada sejak kepemimpinan Drs. Dadang Yani, kepala sekolah sebelumnya yang kini menjadi Kepala SMAN 1 Kota Bandung. Pesertanya merupakan siswa-siswi pilihan di setiap tingkatnya, jadi henteu sagawayah (tidak sembarangan). Setiap peserta diberi macam-macam soal pengetahuan umum. Mereka harus bisa menjawab satu pertanyaan dari juri dengan tiga bahasa; Sunda, Indonesia dan Inggris,” tambah kepala sekolah yang baru beberapa bulan memimpin SMAN 21 Kota Bandung.

SONY DSCTampilan guru-guru SMAN 21 Kota Bandung

Masih menurut Santy, di kegiatan tersebut para peserta dilatih untuk percaya diri terutama dalam berkomunikasi. Selain itu, sebelum menjawab berbagai pertanyaan dari juri, mereka berkeliling melalukan fashion show dihadapan audiens.

SONY DSCAjang Samoka 2017

“Kriteria yang menangnya tidak hanya karena kasep dan geulisnya saja, tapi harus pintar. Ke depannya mojang jajaka yang terpilih akan menjadi duta sekolah. Mereka jadi aset kami, akan dikirim pada berbagai kegiatan, seperti pameran ataupun kejuaraan-kejuaraan, baik tingkat kota, propinsi bahkan nasional,” tambahnya.

SONY DSCPemenangnya akan menjadi duta SMAN 21 Kota Bandung

Pada waktu yang bersamaan, juga digelar  ‘Festival Pelajar Berbudaya’ dalam rangka memperingati Bulan Bahasa sekaligus Sumpah Pemuda, yang menampilkan berbagai tampilan seni Sunda, selain itu ada Si Cepot, vocal grup, dan lainnya.

SONY DSCPeserta harus bisa menjawab pertanyaan juri dengan tiga bahasa; Sunda, Indonesia dan Inggris

“Kami sengaja menitik beratkan budaya Sunda agar mereka sebagai pemuda penerus bangsa, lebih mencintai dan reueus (bangga) terhadap budayanya sendiri,” tutur Santy.

SONY DSCGuru SMAN 21 Kota Bandung yang menjadi juri Samoka tahun 2017

Berkaitan dengan peringatan  Bulan Bahasa, sebelumnya OSIS SMAN 21 Kota Bandung telah melaksanakan berbagai macam lomba, baik internal maupun eksternal, seperti lomba debat, baca puisi, menulis cerpen, dan sebagainya yang ada kolerasinya dengan kegiatan literasi.

SONY DSCKolaborasi guru dan siswa dalam memandu kegiatan Samoka 2017

“Untuk yang internal pesertanya perwakilan dari setiap kelas. Sedangkan untuk eksternalnya diikuti oleh delapan sekolah; dari SMAN 8 Kota Bandung, SMAN 2 Kota Bandung, SMAN 25 Kota Bandung, SMAN 27 Kota Bandung, dll. Pengumumannya hari ini, Selasa (14/11/2017). Hadiahnya ada piala dan uang pembinaan,” imbuhnya.

SONY DSCKegiatan bazzar kewirausahaan

Ia pun menjelaskan bahwa kegiatannya sengaja mengundang sekolah lain. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi dan mengenalkan SMAN 21 kepada khalayak umum.

Di samping itu ada kegiatan bazzar kewirausahaan. Di mana para siswa belajar berjualan. Untuk memajang dagangannya, pihak sekolah menyediakan stand. Jumlahnya disesuaikan dengan jumlah rombel  (rombongan belajar), yaitu 28 buah.

SONY DSCKewirausahaan siswa SMAN 21 Kota Bandung dinilai oleh gurunya

Hampir seluruh stan menjual berbagai jenis olahan makanan serta minuman, kayaning (seperti): nasi goreng, sate, soto Bandung, mie goreng Jawa, pempek, es pisang ijo, dan masih banyak lagi.

“Kegiatan bazzar kewirausahaan ini merupakan hasil dari pembelajaran di kelas. Mudah-mudahan mereka punya bekal dan pengalaman bagaimana cara berusaha untuk melatih kemandirian. Produk olahannya sendiri dinilai oleh juri, baik tampilan dan rasanya,” ucap Santy.

SONY DSCIda (paling kiri), Euis (tengah) dan Neni (paling kanan), serta pegawai tata usaha SMAN 21 Kota Bandung lainnya

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Hadadi  sangat mengapresiasi kegiatan Samoka dan ‘Festival Pelajar Berbudaya’. Karena hal tersebut bisa menggali bakat dan kemampuan siswa-siswin SMAN 21 Bandung. Hadadi menilai kegiatannya sudah bagus dan perlu ditingkatkan. Ia pun memberikan arahan, agar SMAN 21 Bandung terus meningkatkan semua aspek untuk meraih sekolah yang satata/sama dengan sekolah yang lebih dulu menjadi favorit di kalangan masyarakat. Karena ke depannya secara lambat laun akan hilang label sekolah favorit.

SONY DSCVocal grup SMAN 21 Kota Bandung

“Mudah-mudahan dengan apa yang diucapkan Pa Hadadi menjadi motivasi bagi guru, tata usaha, serta siswa SMAN 21 Kota Bandung, untuk meraih sekolah favorit,” harap Santy.

SONY DSCDadi Damar (kanan), pegawai tata usaha SMAN 21 Kota Bandung

Dirinya pun menjelaskan bahwa untuk meraih hal tersebut, SMAN 21 Kota Bandung telah memiliki modal besar. Karena secara prestasi non akademik telah meraih banyak prestasi, yang terbaru anggota Paskibranya menjadi pasukan pengibar bendera pada upacara HUT RI ke-72 serta Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Kota Bandung. Vocal grupnya menjadi juara se-Jawa Barat, selain itu tercatat ada dua orang aggota Pramuka SMAN 21, yang telah mengikuti Raimuna, dsb.

SONY DSCKeceriaan panitia Samoka tahun 2017

“Tentu saja saya berharap prestasi di bidang akademik pun dapat meningkat. Sanaos (walaupun) sekolahnya berada di pinggiran Kota Bandung, SMAN 21 tidak kalah dengan sekolah yang ada di tengah kota. Untuk itu akan terus ada pembinaan untuk semua warga. Guru pun secara babarengan (bersama-sama) membina siswa supaya memiliki kompetensi agar dapat bersaing dengan sekolah yang unggul secara akademik, karena kami pun memiliki kelebihan,” pungkas Santy.

Kumpulan poto kegiatan Samoka 2017:

 SONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSC[SR]***