Majalah Sora|Tuesday, March 26, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere” Sukses Puaskan Ribuan Penonton

Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere” Sukses Puaskan Ribuan Penonton 

SONY DSCKolaborasi Ekskul Seni SMAN 5 Kota Bandung usai mengisi acara

majalahsora.com, Kota Bandung – Pensi (Pentas Seni) SMAN 5 Kota Bandung bertajuk “Five Chronosphere” sukses memuaskan ribuan pengunjung, yang memadati tempat berlangsungnya acara tersebut di Lapang Bali, Kota Bandung, Sabtu, (25/8/2018).

H Suparman Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere” Sukses Puaskan Ribuan Penontonnya (3)H. Hasan R Husen, Kepaka KCD Disdik Jabar Wilayah VII (tengah) didampingi H. Suparman Kepala SMAN 5 Kota Bandung membuka Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere”

Dihelat dari siang hari sampai mendekati penghujung malam. Berbagai tampilan seni silih berganti menghibur yang hadir, dari mulai tampilan siswa SMAN 5 Kota Bandung, band audisi, sampai bintang tamu papan atas. Di samping itu didukung dengan stan-stan yang memanjakan para pengunjung dengan berbagai sajian kuliner (makanan/minuman) dan lainnya.  

SONY DSCH. Tedja, Wakasek Kesiswaan SMAN 5 Kota Bandung

Untuk tampilan seni siswanya ada vocal grup, paduan suara 5 Youth Choir, Karya 5 Dance, Lises (Lingkung Seni), Angklung, Gitar 5, serta Band 5. Sedangkan untuk bintang tamunya terdiri dari Ardhito Pramono, Teddy Aditya, Rahmania Astri, Andika Fardi, dan Glenn Fredly.

Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere” Sukses Puaskan Ribuan Penontonnya (5)Naning, Staf Wakasek Kesiswaan hadir dampingi siswanya  sampai usai gelaran Pensi

SMAN 5 Kota Bandung sendiri telah menghelat pensi dari tahun 90-an. Tahun 2018 ini menampilkan tema mengenai mesin waktu, di mana dekorasi tempatnya dibuat sedemikian rupa, seperti menjelajahi waktu. Saat masuk terlihat benteng, kemudian masuk lorong waktu dan lainnya.

SONY DSCAldi Ketua OSIS SMAN 5 Kota Bandung

“Dekorasinya dibuat oleh anak-anak SMAN 5, yang tergabung dalam ekskul rancang bangun,” tutur salah satu panitianya.

Dekorasi yang begitu menarik semakin lengkap dengan tampilan seni yang apik, salah satunya pementasan yang mengkolaborasikan penampilan tim Angklung, Band 5, Gitar 5, Lises, paduan suara 5 Youth Choir, Karya 5 Dance Crew.

SONY DSCTeddy Aditya salah satu bintang tamunya

Mereka tampil sebelum acara pamungkas, dengan sepenuh jiwa membawakan kabisana. Kalau majalahsora.com boleh menilai, keren pisan lah. Kolaborasi tampilan seni tradisional dan moderen dipadu dengan permainan seni grafis yang ditampilkan pada megatron (background panggung). Keriuhan pun semakin terasa saat kembang api menghiasi langit malam.  

SONY DSCAngklung 5

Acara puncak pun ditutup oleh tampilan Glenn Fredly yang memukau, apalagi diiringi full band. Belasan hits lagu dibawakan oleh penyanyi berdarah Maluku tersebut, di antaranya,  Cukup Sudah, yang melambungkan namanya di belantika kancah musik nasional (tahun 1998), Terpesona, Akhir Cerita Cinta, dan banyak lagi.

SONY DSCDesain panggung hasil tim ekskul rancang bangun SMAN 5 Kota Bandung

Selan (SMAN 5 Bandung), Jihan (SMA BPI Bandung), dan Shasya (SMAN 20 Bandung) pengunjung yang berhasil diwawancarai, mengatakan bahwa Pensi SMAN 5 Bandung, tahun 2018 sangat bagus, terlebih dengan bintang tamunya. “Kami baru sekali ke Pensi SMAN 5, acaranya rame, keren, tampilan seninya bagus-bagus. Kalau bintang tamunya sih kami semua suka sama  Glenn Fredly. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujar mereka.  

SONY DSCTim Voice SMAN 5 Kota BAndung

Pada kesempatan yang sama Aldi Ketua OSIS SMAN 5 Kota Bandung, menjelaskan bahwa bisa terlaksananya Pensi tahun ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Di antaranya, kepala sekolah, para wakasek, guru, anggota OSIS, rekan panitia, sponsor dan lainnya. “Kami beserta panitia menyiapkan kegiatan ini kurang lebih selama lima bulan. Dengan Pensi tahun ini semoga para pengunjung semakin sadar akan perkembangan teknologi. Jangan sampai pemuda dibatasi ruangnya dalam berkarya, pentingnya kekeluargaan dan kerjasama tim,” imbuhnya.

Pensi Sebagai Pembelajaran Abad 21

Pensi SMAN 5 Bandung “Five Chronosphere” SMAN 5 Kota Bandung pada pelaksanaannya, dibuka langsung oleh Kepala Cabang DInas Pendidikan Wilayah VII, Hasan R Husen, yang mewakili Pj Gubermur Jabar, M Iriawan.

SONY DSCLises (Lingkung Seni) SMAN 5 Kota Bandung

Masih berkaitan dengan  kegiatan di atas, Suparman Kepala SMAN 5 Kota Bandung, sangat mendukung kegiatannya, apalagi dalam upaya meningkatkan berkesenian para peserta didiknya.

Di samping itu untuk menumbukan sikap kerjasama dan tanggung jawab beroganisasi, dalam mengemas suatu acara yang digelar secara masif.

SONY DSCSelan, Jihan dan Shasya puas dengan tontonannya

Tidak berbeda jauh dengan Suparman, Tedja Wakasek Kesiswaan SMAN 5 Kota Bandung, mengatakan bahwa pihak sekolah sangat mendukung kegiatan Pensi SMAN 5. “Sesuai dengan kurikulum 2013 dalam menghadapi abad 21, mencakup pendidikan akademis dan non akademis,” kata Tedja, Sabtu (25/8/2018) malam, saat dirinya memantau kegiatan.

Lebih jauh dirinya menjelaskan bahwa pendidikan abad 21 di dalamnya ada unsur kolaboratif, kreatif, toleransi, kebersamaan, dan lainnya.

SONY DSC3000 tiket yang disediakan panitia ludes terjual

“Pada kegiatan ini ada 450 panitia gabungan siswa kelas X-XII.  Anak-anak kami belajar bekerja secara tim, mencari sponsor, perizinan, menata acara, menjual tiket, berani tampil di hadapan umum, dan sebagainya. Ada pembelajaran wirausahanya juga. Alhamdulillah semua lancar, hal itu tidak terlepas dari dukungan serta sambutan orang tuanya,” imbuh Tedja.

SONY DSCGlenn Fredly sukses menghipnotis ribuan penonton 

Masih kata Tedja bahwa gelaran Pensi sekolahnya tidak mengganggu kegiatan belajar siswanya (yang menjadi panitia). “Kami hanya berikan maksimal 3 kali dispensasi untuk siswa yang terlibat pada Pensi ini. Kalau pun mereka sekelas, waktunya tidak bersamaan, sudah diatur sedemikian rupa. Makanya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) berjalan lancar,” katanya.

SONY DSCGlenn bawakan belasan langgam hitsnya

Berkaitan dengan pembiayaan Pensi tahun 2018 ini, ia menjelaskan bahwa hal itu sudah tertutup dari sponsor, penjualan tiket dan lainnya. “Insya Alloh pembiyaannya tidak membebani sekolah,” pungkas Tedja. [SR]***