Majalah Sora|Tuesday, March 19, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » MGMP Basa Sunda SMA Kota Bandung Sukses Gelar Pasanggiri Basa Sunda 2018

MGMP Basa Sunda SMA Kota Bandung Sukses Gelar Pasanggiri Basa Sunda 2018 

SONY DSCEncep Ridwan, Ketua MGMP Basa Sunda Kota Bandung

majalahsora,com, Kota Bandung – Pasanggiri Basa Sunda dan Kesenian Daerah antar SMA se-Kota Bandung 2018, yang diadakan oleh MGMP Basa Sunda Kota Bandung, sukses digelar. Hal itu terlihat dengan banyaknya peserta yang berpartisipasi.

SONY DSCDian Penisiani, Pengawas Pembina Disdik Jabar KCD Wilayah VII, saat menghadiri acara pembukaan

Tercatat ada 370 an peserta, yang datang dari 26 SMA negeri dan 10 swasta. Kegiatannya sendiri digelar di kampus SMAN 3 dan 5 Kota Bandung, Minggu 2 September 2018. Mempertandingkan delapan mata lomba, yaitu: biantara, maca sajak, dongeng, tempas sindir (sisindiran), maca warta, pupuh dan kawih. Memperebutkan puluhan piala, juara umum dari MKKS Kota Bandung, dan piala tetap dari Pesona Indonesia, Kementrian Pariwisata.

SONY DSCAyi (Pengamat Basa Sunda), Elin Samsuri (Sastrawan) & Teddi Muhtadin (Unpad)

Untuk menjaga kualitas ajang tersebut, MGMP Kota Bandung menghadirkan juri-juri yang berkompeten dalam bidangnya (Basa Sunda), dari pantauan majalahsora.com, jurinya ada Elin Samsuri (Sastrawan Basa Sunda Moyan), Etty RS (Pengarang Moyan Wanoja), Teddi Muhtadin (Unpad), Dingding Khaerudin (UPI), Dian Hendrayana (Sastrawan Sunda, Dosen  UPI), Malik (Wartawan Tabloid Sunda Galura), Apun/Purnawan (Wartawan Budaya) dan lainnya.

SONY DSCPanitia

Encep Ridwan, selaku Ketua MGMP Kota Bandung mengatakan, bahwa kegiatan Pasanggiri Basa Sunda yang diadakan oleh pihaknya mengacu pada Pergub No 69 Tahun 2013, tentang pelaksanaan pelajaran Bahasa Sunda di tingkat SMA/SMK/MA/sederajat, yang diajarkan di setiap jenjangnya (kelas X-XII). Di samping itu  pasal 7, mengenai evaluasi pembelajaran.

SONY DSCPanitia

“Nah kegiatan ini merupakan implementasi dan evaluasinya, dari pengajaran Bahasa Sunda yang telah diajarkan di kelas, oleh gurunya. Ini pun hajatnya pengajaran Basa Sunda di tingkat SMA,” kata Encep, Minggu (2/9/2018) disela-sela kegiatan.

SONY DSCNgawih Sunda

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa ajang tersebut, merupakan salah satu upaya dalam melestarikan bahasa dan aksara daerah, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomer 14 tahun 2014.

“Nanti juara pertama akan mengikuti di tingkat propinsi, pada akhir September 2018,” ujarnya.

SONY DSCMaca warta

“Bisa berjalannya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, di antaranya: MKKS SMA Kota Bandung, Pesona Indonesia (Kementriaan Pariwisata) yang peduli pada kegiatan kami, Majalah Sora, Pikiran Rakyat, TVRI, Erlangga. Termasuk tempat yang disediakan oleh SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Bandung, yang begitu terbuka menerima Pasanggiri Basa Sunda diadakan di kampusnya, yang dipimpin Bu Yeni (Kepsek SMAN 3) dan Pak Suparman (Kepsek SMAN 5),” sambung Encep.

SONY DSCEtty RS (Sastrawan) & Apun (Wartawan Budaya Sunda)

Encep menjelaskan bahwa kegiatan Pasanggiri Basa Sunda yang diadakan oleh MGMP Basa Sunda Kota Bandung, begitu penting adanya, karena ajang tersebut merupakan salah satu program pemerintah, dalam mendukung Kurikulum 2013, khususnya mengenai PPK (Pendidikan Penguatan Karakter).

SONY DSCDingding Khaerudin, dari UPI  (kiri)

“Karakter di Jawa Barat, salah satunya mengenai pendidikan Bahasa Sundanya, kalau Bahasa Sunda tidak diajarkan kepada siswa SMA/SMK/MA sederajat, maka jadi diri urang Sundana, jati diri masyarakat Jawa Baratnya berarti hilang. Mudah-mudahan dengan event ini, bisa menumbuh kembangkan ajen jati diri kita (Sunda) pada siswa (peserta),” tegas Encep.

SONY DSCMalik (Wartawan Tabloid Sunda Galura)

Sementara itu majalahsora.com pun berhasil mewawancarai pesertanya, Utami (SMAN 9 Bandung) Aji (SMAN 1 Bandung) dan Mayra (SMAN 1 Bandung), menurut mereka ajang pasanggiri yang diadakan oleh MGMP Basa Sunda kota Bandung sangat positif.

SONY DSCDian Hendrayana, Dosen UPI (kiri) 

“Kami sebagai generasi muda harus bangga dengan bahasa dan budaya kita (Sunda), ajang pasanggiri Basa Sunda memang jarang, oleh karena itu ini sebagai upaya melestarikan budaya Sunda. Banyaknya ajang kompetisi bahasa Inggis, dan lainnya. Pokoknya pakai Basa Sunda, apalagi kita sebagai orang Sunda ataupun yang memang tinggal di tanah Sunda. Malu atuh sama orang asing yang malah lebih tertarik dan belajar basa dan budaya kita,” kata Mayra dan Utami.

SONY DSCAji, Utami, & Mayra

Tidak berbeda jauh dengan temannya, Aji pun bangga  menggunakan Basa Sunda. “Meskipun saya bukan orang Sunda, tetapi saya sudah lama tinggal di Bandung, ya saya perlu ikut melestarikan juga. Makanya kegiatan yang diadakan oleh MGMP Basa Sunda sangat pas,” kata Aji.

SONY DSCNgadongeng

Masih berkaitan dengan Pasanggiri Basa Sunda 2018, Encep, Ketua MGMP Kota Bandung, dan Guru Basa Sunda di SMAN 3 Kota Bandung berharap, dengan kegiatan tersebut, para siswa (peserta) bisa mengembangkan mempertahankan budayanya (Sunda), sekarang dan ke depannya.

SONY DSCMaca sajak

Di akhir wawancara, Encep mengucapkan terima kasih kepada para panitia kegiatan Pasanggiri Basa Sunda tingkat SMA se-Kota Bandung, yang bekerja tohtohan secara tim sehingga sukses dan lancar digelar. “Hatur nuhun, ka rekan-rekan panitia, sareng Guru Basa Sunda sadaya, mudah-mudahan dicatet janten ladang amal urang, dina raraga miara tur mekarkeun Basa, Aksara tur Budaya Sunda, aamiin YRA,” pungkasnya.  

Poto kegiatan Pasanggiri Basa Sunda & Kesenian Daerah

SONY DSC SONY DSC SONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSCSONY DSC[SR]***