Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Menerima Dana Hibah RMP Pemkot Bandung SMP PGRI 7 Bisa UNBK Mandiri

Menerima Dana Hibah RMP Pemkot Bandung SMP PGRI 7 Bisa UNBK Mandiri 

SONY DSCDrs. H. Tedi Setiadi, Kepala SMP PGRI 7 Kota Bandung di Jalan Kencanawangi Utara No.10, Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu. Dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 668 orang.

majalahsora.com, Kota Bandung – SMP PGRI 7 Kota Bandung akhirnya akan melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) mandiri di tahun 2019 ini. Hal itu tidak terlepas dari terpenuhinya sarana prasarana pendukungnya.

“Alhamdulillah berkat bantuan dana hibah dari Disdik/Pemkot Bandung siswa RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) sebesar Rp 881.800.000, kami akan melaksanakan UNBK mandiri kali pertama yang biasanya ikut di SMKN 10 Kota Bandung,” kata Tedi Setiadi Kepala SMP PGRI 7 Bandung, Senin (21/1/2019) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut kata Tedi dananya dibelanjakan untuk pengadaan laptop sebanyak 60 unit, server 2 unit, 2 monitor komputer, 10 infokus, serta sarana pendukung untuk pelaksanaan UNBK mandiri.

“Alokasinya dari dana investasi. Selain untuk membeli sarana pendukung UNBK, dana tersebut dimanfaatkan untuk penggantian kusen yang sudah lapuk, membeli dan memperbaiki kursi meja siswa, dan lainnya,” ujar Tedi.

Dari catatan majalahsora.com, selain untuk dana investasi penggunaan utamanya untuk memberikan bantuan bagi 233 siswa RMP (dana operasional).

“Untuk dana personal kami belanjakan bagi keperluan siswa RMP. Seperti seragam putih biru, putih-putih, pramuka, Rebo Nyunda, olahraga plus atribut. Selain itu dibelikan tas, alat tulis, sepatu, kaos kaki, serta transport,” paparnya.

Sedangkan dana operasional digunakan untuk kegiatan IHT (in house training) guru, sakoja, stam, spmi, edubox, transport, dsb.

Tedi pun berharap akan mendapatkan lagi bantuan dari pemerintah baik kota, propinsi maupun pusat.

“Kami masih kekurangan kelas, karena jumlah rombel (rombongan belajar) di kami ada 22 kelas, sedngkan kelas yang ada baru 17 ruang. Kurangnya lima kelas lagi. Kini pelaksanaan pembelajaran di kami masih dilangsungkan pagi dan siang. Dan berharap mendapat bantuan yang lebih besar,” katanya.

Dirinya pun tidak memungiri dengan bantuan hibah dari Pemkot Bandung, sarana prasarana SMP PGRI 7 Kota Bandung semakin meningkat.

“Saya haturkan terima kasih untuk Disdik dan Pemkot Bandung, atas bantuannya,” pungkas Tedi. [SR]***