Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » “Mekarkeun Sastra Sunda” Didukung Para Kepala SMA/SMK Negeri Swasta

“Mekarkeun Sastra Sunda” Didukung Para Kepala SMA/SMK Negeri Swasta 

SONY DSCSuryana, Kepala SMAN 8 Kota Bandung merangkap Ketua MKKS SMA Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – Keikutsertaan puluhan Guru Basa Sunda SMA/SMK negeri swasta di Bandung dan sekitarnya pada kegiatan “Mekarkeun Sastra Sunda” yang diadakan Majalah Sora, tidak terlepas dari dukungan para Kepala Sekolah SMA/SMK baik negeri maupun swasta.

Di samping itu didukung oleh Husen R Hasan Kepala KCD (Kantor Cabang Dinas) Wilayah VII Disdik Jabar, Suryana Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA Kota Bandung, M Lukman Ketua MKKS SMK Kota Bandung, Encep Ridwan Ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Basa Sunda SMA Jabar dan pihak lainnya.

Suryana yang merupakan Kepala SMAN 8 Kota Bandung serta Ketua MKKS SMA Kota Bandung mengatakan bahwa Bahasa Sunda harus dimumule (dipelihara) jangan sampai disapirakeun (disepelekan). Menurutnya kalau Bahasa Sunda hilang maka budayanya pun akan hilang, maka ia sangat mendukung digelarnya “Mekarkeun Sastra Sunda”.

SONY DSCH. M Lukman Kepala SMKN 6 Kota Bandung merangkap Ketua MKKS SMK Kota Bandung

Berkaitan dengan hal itu Suryana telah mengajak Kepala SMA negeri/swasta lainnya. Membantu mengirimkan perwakilan Guru Basa Sundanya, ke kegiatan yang akan diadakan hari Kamis tanggal 22 Nopember 2018, di Hotel Narapati Jalan Pelajar Pejuang 45 nomor 31-35 Kota Bandung.

Kegiatan “Mekarkeun Sastra Sunda” sendiri akan menyajikan dua pemateri kasundaan kahot (ternama) yaitu Aam Amilia (membahas mengenai menulis fiksi) dan Abdullah Mustappa (mengenai penulisan artikel Bahasa Sunda). Merupakan program off air Aktv 43 uhf kerjassama dengan Majalah Sora.

Sementara itu Kepala SMAN 7 Kota Bandung Rodiyana, merasa bangga dan ikut ngarojong (mendukung) kegiatan “Mekarkeun Sastra Sunda”. Kata Rodiyana kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam memajukan sastra dan Bahasa Sunda.

SONY DSCRodiyana, Kepala SMAN 7 Kota Bandung

“Acara ieu kalintang saena (sangat baik). Sebelumnya ada kegiatan MGMP Bahasa Sunda yang diselenggarakan di SMAN 7 (meminjam tempat). Dalam sambutan waktu itu, saya sampaikan kareueus (rasa bangga) digelarnya acara itu. Karena Bahasa Sunda sekarang memiliki tantangan yang nyata, agar bisa berkembang ke depannya. Di dearahnya sendiri (Jabar) kini Bahasa Sunda seperti bahasa asing sesudah bahasa Indonesia dan Inggris,” kata Rodiyana, beberapa waktu lalu.

“Untuk itu saya mendukung penuh acara “Mekarkeun Sastra Sunda” sebagai bekal elmu pangaweruh Guru Bahasa Sunda dalam mengajarkan Bahasa Sunda ke siswa didiknya (para nonoman). Jangan sampai Bahasa Sunda tidak digunakan baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat . Wilujeng mudah-mudahan kegiatannya berlangsung lungsung-langsar (lancar),” imbuhnya.

SONY DSCHj. Tati Mutiara, Kepala SMK Pasundan 1 Kota Bandung

Pada kesempatan berbeda Tati Mutiara Kepala SMK Pasundan 1 Kota Bandung, mewakili kepala sekolah swasta mengatakan bahwa pihaknya akan mendukng setiap kegiatan yang berkaitan dengan kesundaan. Apalagi sekolahnya ada di bawah naungan YPDM (Yayasan Pendidikan Dasar Menengah) Paguyuban Pasundan.

Piraku atuh teu ngadukung (masa tidak mendukung), insya Alloh SMK Pasundan 1 Kota Bandung akan mengirimkan Guru Basa Sunda kami. Apalagi ini untuk meningktakan kompetensinya, dalam hal literasi yang kini sedang digalakan dalam mendukung Jabar Masagi. Bahasa Sunda harus dimumule, pami sanes ku urang ku saha deui lamun teu ayeuna iraha deui. Soalnya ini sejalan dengan visi Paguyuban Pasundan. Di Pasundan sendiri minimal kalau rapat harus menggunakan Bahasa Sunda,” terang Tati kepada majalahsora.com, beberapa waktu ke belakang.  

Tidak berbeda jauh dengan kepala sekolah lainnya, Lukman yang merupakan Kepala SMKN 6 Kota Bandung dan Ketua MKKS SMK Jabar saat di temui di kantornya, Senin (19/11/2018) mendukung 100 persen kegiatan “Mekarkeun Sastra Sunda”. Selain itu mengajak Kepala SMK lainnya mengirimkan perwakilannya. [SR]***