Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Kelas Menulis Siloka: Gerakan Komunitas Siloka yang Peduli Terhadap Dunia Literasi di Purwakarta

Kelas Menulis Siloka: Gerakan Komunitas Siloka yang Peduli Terhadap Dunia Literasi di Purwakarta 

peltihan menulis siloka purwakarta gb 2Dr. Firman  Oktora, M.Pd, salah satu narasumber kelas Menulis Siloka

majalahsora.com, Kab. Purwakarta – Dalam rangka meningkatkan kompetensi literasi guru terutama dalam bidang penulisan, Komunitas Siloka (Sirung Literasi Motekar Purwakarta), menyelenggarakan kegiatan kelas Menulis Siloka angkatan ke-1, yang ditujukan kepada para guru yang memiliki minat dalam dunia kepenulisan.

Komunitas Siloka sendiri, merupakan sebuah komunitas yang menjadi wadah, bagi mereka yang memiliki passion/hasrat di bidang literasi, terutama menulis.

Kegiatan yang mengusung tema “Bermanfaat Lewat Berkarya Hijau”  diadakan dari tanggal 24-28 Febrruari 2018,  bertempat di kampus SMPN 2 Purwakarta. Diikuti oleh guru dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA serta SMK. Pesertanya tidak hanya dari Purwakarta, bahkan salah satunya ada yang dari Kabupaten Bandung Barat.

Bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan, yaitu pelatihan menulis, di mana para guru dilatih untuk membuat karya tulis berupa artikel dan puisi, yang nantinya dikumpulkan, untuk diterbitkan menjadi sebuah karya berupa buku.

pelatihan menulis siloka purwakarta gb 1Yommi Maryam, S.Pd, menyampaikan materi menulis puisi itu menyenangkan

Dibimbing oleh narasumber (guru) yang sudah pernah mengikuti program Teacher  Profesional Development  Training, di Adelaide, Australia.  Di antaranya; Dr. Firman  Oktora, M.Pd, dan  Ivan Sofyan, M.Pd, yang menyampaikan materi menulis di media massa. Yommi Maryam, S.Pd dan Sri Rahmawati, S.Pd,  menyampaikan materi menulis puisi itu menyenangkan, serta Ika Dahliawati, S.Pd, dan Sopian, M.Pd, dengan materinya menerbitkan buku itu mudah.

“Menurut saya, kegiatan ini sebagai langkah awal dalam mengembangkan kompetensi guru dalam bidang kepenulisan. Dengan begitu guru akan memiliki kepercayaan diri, terutama dalam menerbitkan karyanya menjadi buku, karena pada dasarnya semua guru itu memliki potensi yang hebat” ujar Sopian, selaku Ketua Komunitas Siloka, Sabtu (24/2/2018).

Pada kesempatan yang sama, Firman Oktora sebagai salah seorang narasumber kegiatan tersebut, menyampaikan rasa optimis terhadap pengembangkan kompetensi guru.  “Senang sekali, bisa bersinergi dengan guru-guru hebat dan luar biasa. Saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang maju, jika para gurunya terus menerus mengembangkan dan mengasah potensinya menjadi kompetensi,” ujarnya,  disela-sela rehat setelah memberikan materi.

Sopian yang juga merupakan ketua pelaksananya, berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun peradaban manusia yang semakin maju, salah satunya melalui tulisan. [SR]***