Majalah Sora|Tuesday, March 26, 2019
You are here: Home » Uncategorized » Karyono: Evaluasi dan Pemekaran BP3 di Lingkungan Disdik Jabar Akan Segera Terwujud

Karyono: Evaluasi dan Pemekaran BP3 di Lingkungan Disdik Jabar Akan Segera Terwujud 

Drs. H. Karyono, M.Si, Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Paud Dini dan Dikdas, Disdik Jabar-Majalah Sunda SoraDrs. H. Karyono, M.Si., Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Paud Dini dan Dikdas, Disdik Propinsi Jawa Barat

majalahsora.com, Kota Bandung – Dalam upaya meningkatkan pelayanan administrasi dan monitoring SMA/SMK yang tersebar di seluruh penjuru Jawa Barat, Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, akan melakukan evaluasi dan pengembangan.

Tercatat kini ada tujuh BP3 (Balai Pengawasan Pelayanan Pendidikan) di lingkungan Disdik Propinsi Jawa Barat. “Untuk lebih mengefektifkan, kita akan mekarkan BP3 menjadi 13 yang tadinya ada tujuh, untuk 27 kabupaten/kota. Namanya pun nantinya menjadi Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin), tapi kita masih merumuskannya,” ujar Drs. H. Karyono, M.Si., Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Paud Dini dan Dikdas, Disdik Propinsi Jawa Barat, Selasa pagi (14/11/2017) melalui sambungan telepon.

Menurut Karyono, kurang maksimalnya pelayanan BP3 Wilayah, karena keterbatasan wewenang, sehingga sampai sekarang masih banyak para guru dan tata usaha ASN (Aparatur Sipil Negara) yang datang ke kantor Disdik Jabar untuk mengurusi berbagai kepentingan, di antaranya; mengurusi kepindahan, kenaikan pangkat berkala, kenaikan gaji berkala, kebutuhan administrasi/tatakelola pendidikan (sekolah), dll.

Lanjutnya, nanti di kabupaten/kota yang berdekatan akan ada satu Cabdin Disdik. Misalkan, untuk Kota Bandung dan Cimahi; Kab Bandung dan Bandung Barat; Kota/kab Bogor dan Depok; Kab/kota Bekasi; Kab Karawang, Purwakarta dan Subang; Kab/kota Cirebon, Indramayu dan Kuningan; Kab Majelengka dan Sumedang; Kab Garut; Kab/kota Tasikmalaya; Kab Ciamis, Pangandaran dan Banjar.

Lebih lanjut Karyono mengatakan, dengan berubahnya status balai menjadi Cabdin, diharapkan kewenangan Cabdin dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada para guru dan tata usaha sekolah untuk menunjang kelancaran pendidikan di Jabar.

“Kini kami sedang menggodok siapa-siapa yang akan memimpin Cabang Dinas Pendidikan Prop. Jabar, mungkin ada yang dirotasi dan tentunya ada yang promosi jabatan,” tambah Karyono.

Rencananya pada Januari 2018, hal tersebut sudah bisa terwujud dan berjalan dengan baik. [SR]***