Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Gubernur Lepas Pesepeda “Gowes Ardindo”

Gubernur Lepas Pesepeda “Gowes Ardindo” 

emil gowes pesepeda ardindo Emil saat melepas peserta “GOWES ARDINDO & PASAR RAKYAT 2019”

majalasora.com, Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melepas ratusan pesepeda pada kegiatan “GOWES ARDINDO & PASAR RAKYAT 2019” di Halaman Mapolda Jabar, Jl. Soekarno Hatta Bandung, Sabtu (2/3/2019) pagi.

Turut hadir pada kegiatan itu Wakapolda Jawa Barat Akhmad Wiyagus, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Barat Cucu Sutara, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, dan tamu VIP lainnya.

Kegiatan olahraga yang diinisiasi Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (Ardindo) bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang ini, diikuti sedikitnya oleh 400 pesepeda dari berbagai kota di Indonesia. Dengan menempuh jarak 60 kilometer, start di Mapolda Jabar (Kota Bandung) dan finish di alun-alun Sumedang.

Gubernur Jabar mengapresiasi diselenggarakannya acara ini. Di samping berolahraga, kegiatan ini juga positif dalam hal mendorong potensi perekonomian di daerah. Maka ia pun mendukung kegiatan inovatif tersebut.

“Saya sangat senang ini kegiatannya bukan ‘gowes’ saja tapi ini positifnya double, ternyata mayoritasnya pengusaha, sambil ‘gowes’ sambil menebar kebaikan. Ada pasar rakyat, ada program investasi, ini menunjukan kombinasi kreatifitas. Kesehatan dan bisnis sekaligus,” kata Emil, panggilan Gubernur.

Emil pun mengungkapkan, kalau di samping ekonomi digital, ekonomi 4.0, bahwa lima tahun ke depan, lokomotif ekonomi adalah pariwisata.

Begitu juga tahun ini, ia menyebut bahwa telah dianggarkan hampir setengah triliun rupiah untuk memperbaiki, merawat, merenovasi, hingga menggali berbagai potensi wisata yang ada di Jawa Barat.

“Situ Bagendit, Situ Darma, Pangandaran, Kalimalang, bukit- bukit semua kita perbaiki supaya ekonominya berjalan, karena lahir teori baru namanya ‘Esteem Tourism,'” katanya.

Hal itu pula yang Emil maksudkan sebagai wisata milenial. Di mana seorang traveler, mempunyai kebutuhan eksistensi, dan ia memenuhinya dengan berfoto di tiap-tiap tempat menarik, untuk mengisi konten media sosialnya.

Maka dari itu, Emil mengajak para pesepeda agar mengabadikan momen perjalanan mereka dengan latar belakang panorama indah alam Jawa Barat. Sebagai pengalaman, sekaligus mengenalkan Jawa Barat ke dunia.

Untuk acara kegiatan Pasar Rakyat yang digelar, Emil harapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dan Pemda Sumedang khususnya.

Dalam memperdalam bisnis gathering dengan pengusaha dari berbagai daerah. Kegiatan tersebt jadi ajang berpromosi, sehingga para pengusaha nantinya tertarik berinvestasi di daerah untuk menggerakkan roda perekonomian, dan lebih jauh bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut penggalian potensi tersebut sejalan dengan program Pemerintah Jawa Barat di kepemimpinnanya. Seperti program, Satu Desa Satu Perusahaan, Satu Pesantren Satu Produk, serta berbagai program pengembangan UMKM lain yang terkait dengan ekonomi kerakyatan.

Sementara itu Ketua Ardindo Bambang Soesatyo yang juga Ketua DPR RI, menyebut lewat ajang ini, Ardindo berkomitmen mengangkat khazanah budaya dan produk lokal Jawa Barat agar mampu manggung secara nasional maupun mancanegara.

“Ardindo  bertekad menjembatani proses distribusi, sehingga daerah bisa menerima manfaat besar dengan lancarnya produk nasional dengan harga murah, serta sebaliknya, menyebar luaskan keunggulan produk lokal ke pasar nasional dan internasional.  Event ini adalah entry point-nya,” katanya.

Soesatyo menambahkan, bahwa perhelatan ini  juga menjadi jawaban bagi publik, bahwa tahun politik 2019 tak mesti ditanggapi dengan kening berkerut, saling lempar hoaks dan suasana permusuhan. Melainkan dengan  mengangkat kekayaan alam, budaya dan produk lokal Jawa Barat, dengan cara yang lebih nyantai, berbudaya, dan tentu saja menyehatkan jiwa dan raga. [SR]***