Majalah Sora|Tuesday, March 19, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Direktur dan Karyawan Pabrik PT Trigunawan Laksanakan Sanksi Sosial

Direktur dan Karyawan Pabrik PT Trigunawan Laksanakan Sanksi Sosial 

karyawan pt trigunawan laksanakan sangksi sosial satgas citarum

majalahsora.com, Kota Cimahi – Kurang lebih sebanyak 136 karyawan PT Trigunawan yang terjun langsung ikut kegiatan kerja bakti membersihkan dua aliran sungai, yaitu sungai Cibaligo dan Cimahi yang berada di sekitar pabrik tersebut.

Selain karyawannya, Andrew Direktur PT Trigunawan beserta jajaran manajemennya pun ikut terlibat langsung pada kegiatan membersihkan sampah di kedua sungai itu, Selasa (23/10/2018).

Adapun maksud dari kegiatan tersebut yaitu untuk menjalani sanksi sosial pabrik tersebut. Sebelumnya PT Trigunawan kedapatan telah membuang limbah pabrik dalam kondisi kotor. Salain itu, saluran  pembuangan pabrik tersebut telah dilokalisir oleh Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 21-13 pada tanggal 15 Oktober 2018 lalu.

Sebelum melaksanakan kegiatan kerja bakti, direktur, jajaran manajemen dan karyawan PT Trigunawan mengikuti apel terlebih dahulu.

Kegiatan apelnya sendiri dipimpin oleh Mayor Inf Mamin Masturi, Danramil 0922/Cimahi merangkap Dansubsektor 21-13. Dihadapan penerima sanksi dan anggota Satgas Citarum, Mayor Inf Mamin Masturi memberikan arahan, menjelaskan tentang program Citarum Harum dan dampak dari membuang sampah dan limbah industri yang berdampak buruk bagi lingkungan serta masyarakat.

“Akibat dari sampah dan limbah yang dibuang sembarangan ke aliran sungai, menyebabkan terganggunya kesehatan masyarakat dan ekosistem di DAS Citarum,” kata Mayor Inf Mamin.

“Ini tanggung jawab kita semua,” sambungnya tegas.

Seusai apel, para karyawan, staf manajemen dan direktur PT Trigunawan bersama dengan 20 personel Satgas Citarum Subsektor 21-13 menuju ke lokasi kerja bakti.

Kepada awak media Mayor Inf Mamin Masturi Dansubsektor 21-13 yang mewakili Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, memaparkan maksud dan tujuan kerja bakti. Pertama membersihkan lingungan di sekitar PT Trigunawan, yang masih banyak sampah.

“Berikutnya menerapkan sanksi sosial, karena PT Trigunawan sudah dua kali kita lakukan pengecoran (saluran pembuangan limbahnya). Ini merupakan sanksi sosial yang mudah-mudahan berdampak baik,” katanya.

Dirinya berharap dari mulai unsur pimpinan dan seluruh karyawan PT Trigunawan memiliki rasa kepedulian. Di samping itu tergugah mengelola sampah-sampah yang akan berdampak pada ekosistem, juga tanggung jawab tentang pengelolaan limbah tentunya.

Sementara itu, Andrew selaku Direktur PT Trigunawan mengungkapkan bahwa sanksi sosial ini menjadi pembelajaran bagi pihaknya. Ke depan akan lebih memperhatikan lagi terkait masalah-masalah dan kendala di IPAL. [SR]***