Majalah Sora|Friday, March 22, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Di Explore Indonesia, Produk Jabar Disambut Warga Maroko

Di Explore Indonesia, Produk Jabar Disambut Warga Maroko 

Di Explore Indonesia, Produk Jabar Disambut Warga Maroko

majalahsora.com, Maroko – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berpartisipasi dan menjadi representasi negara dalam Pameran Explore Indonesia (EI) di Maroko. Pameran ini adalah ajang promosi internasional yang sangat potensial bagi Jabar dalam rangka memperkenalkan berbagai potensi serta mengembangkan market access bagi produk-produk unggulan Jabar ke wilayah Afrika dan Timur Tengah. 

Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda Jabar M Solihin yang menjadi Ketua Delegasi Jawa Barat menjelaskan EI diadakan di dua tempat, di Marrakech dari tanggal 10-12 Nopember 2017 dan Agadir tanggal 14-15 Nopember 2017. “Kesempatan ini tentu tidak disia-siakan untuk menjaring buyer dari Timur Tengah dan Afrika, dengan memboyong beberapa tim kesenian dan 11 jenis produk UKM,” katanya di Marrakech Maroko, Selasa (14/11/17) waktu setempat.

Di antaranya adalah produk kerajinan tangan, produk kulit, dan perhiasan; produk alas kaki; produk kopi dan teh; baju muslim; produk kuliner; perhubungan udara; tour and travel; dan perbankan. Menurut keterangan yang diterima oleh Humas Jabar, Explore Indonesia (EI) di Menara Mall Marrakesh telah ditutup Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Maroko dan Republik Islam Mauritania, E.D. Syarief Syamsuri.

Diungkap Solihin, Sepanjang tiga hari pelaksanaan, apresiasi masyarakat sangat tinggi. EI secara umum terbagi dalam beberapa segmen, yaitu pertunjukan budaya, pameran produk, komoditi serta kuliner, yg menyajikan aneka ragam kue tradisional Indonesia. Enam pengusaha Jawa Barat, seperti Anggia Handmade, Tegep Boot, pengusaha kopi, JK Collection, batik Komar, batik Wonderful, dan Kopi Tinyuh, berhasil mendapatkan perhatian tinggi dan buyer pada gelaran tersebut.

“Rencananya KBRI Maroko ingin membuat cafe yang menyajikan kopi-kopi asal Jabar khususnya dan Indonesia umumnya karena masyarakat Maroko mempunyai kebiasaan ngopi dan ngeteh tiap harinya bahkan bisa ber jam-jam dan setiap warung kopi yang ada nggak pernah sepi pengunjung. Ini peluang yang sangat baik untuk memasarkan kopi Jabar secara lebih profesional dan menarik di sini,” kata Solihin. [SR]***