Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perjuangan PDRI

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perjuangan PDRI 

pdri

majalahsora.com, Kota Bandung – Dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan mendorong Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI), untuk membangun solidaritas yang kuat antar dosen, karena dengan solidaritas akan terjadi kesepahaman dalam memperjuangkan cita-cita organisasi. Di antaranya meningkakan kesejahteraan dan kualitas dosen.

“PDRI harus terus begerak, tidak boleh takut dan mundur, meskipun banyak rintangan dalam perjuangan organisasi,” kata Poempida, sapaan akrab Anggota Dewan Pengawas BPJS, saat menerima ketua DPP PDRI Ahmad Zakiyuddin dan pengurus DPP PDRI, di kantornya, di Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Menurut dia, ada keprihatinan dari dosen-dosen tetap yayasan, terutama dosen yang bekerja di pergurauan tinggi swasta (PTS) yang diperlakukan tidak adil oleh yayasan, karena digaji di bawah UMR. Karena itu Negara harus hadir dalam meningkatkan kesejahteraan dosen, dan bicara kesejahteraan bukan hanya tanggung jawab yayasan.

Untuk itu PDRI harus memiliki basis data yang kuat mengenai pemetaan persoalan dosen  yang ada di setiap wilayah dan daerah, identifikasi kasus-kasusnya dan buat kategorisasi-kategorisasinya,” ujar pria yang masih aktif mengajar di kampus Mercubuana Jakarta ini, dan tengah memproses gelar guru besarnya.

Menurut Ahmad Zakiyuddin profesi dosen harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah terutama soal kesejahteraan. Banyaknya PTS yang melakukan pengupahan dosen di bawah UMR akan menghambat tujuan pendidikan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, para dosen tidak akan fokus mengajar karena harus bekerja dibidang lain untuk menutupi kurangnya penghasilan.

Sedangkan di Malaysia profesi dosen itu begitu istimewa, pemerintah  sangat memperhatikan kesejahteraannya. Tak heran jika Malaysia yang dulu berguru kepada kita sekarang lebih maju dari kita. Jika pemerintah tidak segera membenahi permasalahan dunia pendidikan di kita secara menyeluruh, maka akan sulit bersaing dalan konteks global.

PDRI sendiri dideklarasikan di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Bandung pada Tanggal 25 Juni 2018. Organisasi ini sekarang sudah berkembang, hadir di 26 provinsi di Indoenesia. [SR-Asep GP] ***