Majalah Sora|Tuesday, March 26, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Budaya Sunda dalam Gebyar Anugerah Program Unggulan SMAN 20 Kota Bandung Untuk Memperingati HUT Kota Bandung & Prop. Jabar

Budaya Sunda dalam Gebyar Anugerah Program Unggulan SMAN 20 Kota Bandung Untuk Memperingati HUT Kota Bandung & Prop. Jabar 

SONY DSCDra. Hj. Heniyati, M. M. Pd., Kepala SMAN 20 Kota Bandung 

majalahsora.com Kota Bandung – Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Bandung ke-207 dan Jawa Barat ke-72 tahun, pada hari Jum’at (6/10/2017) SMAN 20 Kota Bandung mengadakan Gebyar Anugerah Program Unggulan dengan semangat membaca, memelihara budaya Sunda, berhemat energi serta menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Hal tersebut untuk mendukung program pemerintah Kota Bandung dan Propinsi Jawa Barat.

SONY DSCHj. Euis Sopiah, M.Pd., Wakasek Humas

Kegitannya sendiri diberi nama Vamsa Samsara, yang diambil dari bahasa Sansekerta dan memiliki arti terlahir kembali. Melombakan berbagai macam pertandingan khususnya yang berkaitan dengan kegiatan kesundaan, seperti tatarucingan, kawih dan bebentengan, kaulinan khas Jawa Barat.

SONY DSCDrs. Surya Mijaya, Wakasek Kesiswaan

“Alhamdulillah hari ini Jum’at (6/10/2017) berjalan berbagai macam lomba, ada pasanggiri bebentengan, kawih dan tatarucingan. Ini merupakan salah satu upaya SMAN 20 dalam mengenalkan dan memelihara budaya Sunda kepada para siswa. Dengan demikian siswa SMAN 20 Kota Bandung akan merasa lebih bangga dengan budaya bangsanya. Pada hari ini pun, warga sekolah, mulai dari guru, tata usaha, karyawan, caraka dan siswa, memakai pakaian khas Sunda. Untuk wanita memakai kabaya Sunda dan yang pria menggunakan pangsi,” ujar Dra. Hj. Heniyati, M. M. Pd., Kepala SMAN 20 Kota Bandung disela-sela kesibukannya.

SONY DSCHendi Syahmadi, M.Pd., Wakasek Kurikulum

Vamsa Samsara sendiri diikuti oleh semua siswa SMAN 20 yang berjumlah 1023 orang. Siswanya terlibat dalam kepanitiaan, peserta maupun penonton dan dinilai serta dibimbing langsung oleh para gurunya, salah satunya Ai Sumiati, S.S., M.Pd., Guru Bahasa Sunda.

SONY DSCAdi Hendrastuti, S.Pd., Wakasek Sarana

Menurut Keni, siswa kelas X, menilai kegiatan Vamsa Samsara yang diadakan disekolahnya memiliki nilai positif. Terutama dalam mengenalkan nilai-nilai kesundaan. Dengan hal tersebut siswa menjadi lebih bangga akan budaya Sunda, kreatif dan kompak. “kalau bisa setiap bulan ada lomba kasundaan seperti ini,” ujarnya.  

SONY DSCSukarman, SE, Kasubag TU, Sinta, Erni dan Hj. Tito, tata usaha

Drs. Surya Mijaya, Wakasek Kesiswaan SMAN 20, menambahkan bahwa kegiatan tersebut, sudah masuk ke dalam agenda kerja OSIS dan akan menjadi program rutin. “Idenya dari para pengurus OSIS, kita hanya menfasilitasi dan mengarahkan saja,” kata Surya saat mendampingi Kepala SMAN 20, Jum’at lalu (6/10/2017).

SONY DSCPara guru menggunakan raksukan Sunda

Surya pun menuturkan, selain perlombaan kesundaan ada juga perlombaan yang berkaitan dengan kegiatan literasi dan lingkungan. Untuk literasi ada lomba, sudut baca, perpustakaan kelas, pohon literasi, dan penyematan pin untuk siswa yang telah banyak menamatkan membaca buku. Sedangkan yang berkaitan dengan lingkungan ada lomba kebersihan kelas, poster lingkungan serta hemat energi.

SONY DSCAi Sumiati, S.S., M.Pd., Guru Bahasa Sunda sedang menjadi juri tatarucingan

Selain Surya, Dra. Hj. Euis, Wakasek Humasnya, menegaskan bahwa di SMAN 20 yang telah memiliki banyak prestasi, berupaya mempertahankan dan meningkatkan program-program unggulannya. Terutama yang dicanangkan oleh kepala sekolahnya, salah satunya kesundaannya.

SONY DSCDalam membawakan acara tatarucingan mc-nya harus menggunakan Bahasa Sunda

SONY DSCLomba tatarucingan, di kemas agar menarik dan menghibur

“Alhamdulillah nilai-nilai kesundaan di SMAN 20 berkelanjutan diperkenalkan ke para siswa. Salah satunya dengan kegiatan Vamsa Samsara, dengan tema Sundajago, tadi mc-nya harus berbahasa Sunda, meskipun masih campur dengan bahasa Indonesia. Pada hari ini pun, diundang para orang tua siswa, selain untuk mengambil rapot tengah semester sekalian melihat kegiatan di sekolah dan melihat tampilan siswa berpretasi,” ujarnya Jum’at kemarin (6/10/17) di lobi SMAN 20 Bandung.

SONY DSCLomba bebentengan, kaulinan urang Sunda, di SMAN 20 Bandung

SONY DSCKeni, kelas X, berharap kegiatan lomba-lomba kesundaan di SMAN 20 Bandung ada setiap bulan

Pembagian hadiahnya dilaksanakan pada hari yang sama. Selain itu ada acara hiburan, menampilkan tim angklung SMAN 20 Kota Bandung yang telah meraih juara ke-2 se-Kota Bandung dan tampilan Tari Kalangan dari siswa SMAN 20 Kota Bandung, juara ke-2 tingkat Propinsi Jawa Barat.

SONY DSCDanial, Ketua OSIS SMAN 20 Bandung, (kedua dari kanan)

SONY DSCKepala SMAN 20 Kota Bandung sedang memberikan piala untuk kelas terbersih dalam upaya sekolah adiwiyata

SONY DSCPembagian hadiah lomba literasi

Dengan kegiatan tersebut di atas, Heni selaku Kepala SMAN 20 Kota Bandung beharap, pendidikan baik secara akademis dan non akademis di Kota Bandung dan di Propinsi Jawa Barat menjadi lebih meningkat utamanya dalam memelihara dan memajukan budaya Sunda. [SR]***