Majalah Sora|Friday, March 22, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Bidang PMU Disdik Jabar Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar

Bidang PMU Disdik Jabar Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 

Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 2018 (6)Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si, Kadisdik Jabar saat membuka acara

majalahsora.com, Kabupaten Bandung Barat – Salah satu upaya mengapresiasi kaparigelan/kreativitas siswa SMA di Jabar, Dinas Pendidikan Propinsi Jabar melalui Bidang PMU (Pendidikan Menengah Umum), menggelar kegiatan Apresiasi dan Kreativitas Seni yang dikelola oleh MGMP SMA Seni Budaya se-Jabar. Dilaksanakan selama tiga hari 28-30 Juni 2018, di Narima Hotel Indah Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 2018 (2)Tampilan seni siswa

Acaranya sendiri dihadiri serta dibuka langsung oleh Ahmad Hadadi, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat. Menampilkan berbagai pertujukan seni dan pameran seni rupa.

Menurut Dadang,  Guru Seni Budaya di SMA PGII 1 Kota Bandung, salah satu pengelola kegiatan, menuturkan bahwa  Apresiasi dan Kreativitas Seni ini, baru dilaksanakan untuk pertama kalinya. “Ini sebagai upaya Disdik Jabar mewadahi dan mengapresiasi bakat-bakat seni, siswa SMA di Jabar. Kebetulan yang tampil merupakan siswa yang aktif di ekskul-ekskul di sekolahnya masing-masing. Sebelumnya pihak Disdik Jabar telah berkeliling ke 27 kabupaten/kota melihat tampilan mereka, dan sekarang mereka di undang oleh Disdik Jabar, menampilkan kabisana/kemampuannya. Tiap kab/kota diwakili 10 siswa dan empat pendamping,” kata Dadang, Jumat (29/6/2018).  

Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 2018 (3)Yessa, Kabid PMU (kanan Kadisdik Jabar), saat mendampingi Dr. Ahmad Hadadi meninjau karya seni rupa (karya 3 dimensi/kriya) siswa SMA 

Masih kata Dadang, bisa berjalannya kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan Ahmad Hadadi Kadisdik Jabar serta Yessa Kabid PMU, yang merupakan ketua pelaksananya. “Di samping untuk mengapresiasi bakat seni yang dimiliki siswa SMA, hal itu sebagai upaya memelihara dan mengembangkan kesenian daerah di Jawa Barat, baik seni musik, tari, teater ataupun seni rupa, seperti karya lukis, kriya, keramik dan lainnya, oleh para siswa, khususnya SMA,” kata Dadang.

Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 2018 (4)Saat meninjau karya lukis (seni 2 dimensi)

Lebih lanjut ia mengatakan, tiap kabupaten/kota menampilkan berbagai karya. “Dari 27 kabupaten/kota kami bagi 17 daerah menampilkan seni pertunjukan yang 10 daerah memamerkan karyanya. Namun sayang ada tiga daerah yang tidak mengirimkan perwakilannya, yaitu Kota Tasikmalaya, Kota Depok, dan Kabupaten Karawang,” jelas Dadang.

Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar 2018 (1)Dadang, (paling kanan) salah satu dari tujuh orang pengelola kegiatan Gelar Apresiasi dan Kreativitas Seni Siswa SMA se-Jabar, yang merupakan Guru Seni Budaya SMA PGII 1 Kota Bandung

“Secara keseluruhan kegiatannya berjalan baik, tadi Pa Hadadi melihat satu-satu karya seni rupa siswa yang dipamerkan dan berkomunikasi langsung. Beliau pun sangat antusias, pesannya dengan agama hidup menjadi terarah, dengan ilmu hidup menjadi mudah serta dengan seni hidup menjadi indah. Pa Kadis pun ingin pelajar di Jabar menjadi pribadi yang cageur, bageur, pinter tur singer, yang silih asah, asih, asuh dan wawangi,” katanya.

Ia pun berharap kegiatannya maneuh/rutin diadakan setiap tahun. “Ada tujuh orang guru MGMP Seni Budaya Jabar yang mengelola kegiatan ini, ada yang dari Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Garut dan Kab Sumedang. Nanti kita akan evaluasi kegiatan ini, agar tahun depan lebih baik lagi. Ada rencana penyelenggaraan ke depannya, akan diadakan di ruang terbuka, agar bisa menyedot anemo masyarakat. Tidak lupa untuk tahun selanjutnya para Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) atau K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) SMA di 27 kabupaten/kota, serta Kepala Cabang Dinas di 13 wilayah memberikan dukungan yang optimal, jangan sampai tidak mengirimkan perwakilannya. Kasihan siswa yang sudah siap namun tidak ada dukungan,” pungkas Dadang. [SR]***