Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Berkat Bantuan Disdik Kota Bandung SDN 063 Kebon Gedang Terus Bangun RKB Baru

Berkat Bantuan Disdik Kota Bandung SDN 063 Kebon Gedang Terus Bangun RKB Baru 

SONY DSCSulastri, S.Pd., M.M.Pd., Kepala SDN 63 Kebon Gedang Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – Pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) di SDN 063 Kebon Gedang Kota Bandung sebagai sekolah percontohan terus berlangsung. Sebagaimana dijelaskan oleh Sulastri kepada majalahsora.com, Kamis (6/12/2018) siang di sekolahnya.

Pembangunan tersebut merupakan salah satu bentuk tangung jawab Pemerintah Kota Bandung dalam melengkapi sarana prasarana sekolah yang ada dilingkup Kota Kembang. Di antaranya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan ruang kelas di SDN 063 Kebon Gedang.

SDN 063 Kebon Gedang sendiri memiliki lahan seluas 3740 m2. Beralamat di Jalan Kebon Gedang nomor 82, Kelurahaan Maleer, Kecamatan Batununggal.

Kini tercatat peserta didik di SDN 063 Kebon Gedang ada1400 siswa, terbagi ke dalam 49 rombel (Rombongan  Belajar). Kalau di jabarkan untuk kelas I ada 9 rombel, kelas II 9 rombel, kelas III 7 rombel, kelas IV 8 rombel, kelas V 8 rombel serta kelas VI 8 rombel.

“Alhamdulillah tahun 2017 lalu kami mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Bandung sebanyak 6 lokal (RKB), sebelumnya ada penghapusan sebanyak 12 kelas. Tahun 2018 ini kami mendapat bantuan 6 kelas lagi, dibangun di lantai dua. Di samping itu ada bantuan pembangunan toilet serta uriner untuk siswa, guru dan kepala sekolah. Kami hanya menerima kunci. Tidak mengeluarkan biaya untuk pembangunannya,” terang Sulastri, kepada majalahsora.com.

Dirinya menjelaskan bahwa peruntukan bangunan barunya untuk pembangunan tiga lantai. Dari pantauan majalahsora.com spesifikasi bangunan yang sudah dan sedang dibangun terlihat kokoh. Kondisi lingkungan sekolahnya pun semakin tertata dari sebelumnya.

“Insya Alloh tahun depan (2019) kami akan mendapatkan bantuan sebanyak 10 lokal RKB lagi, untuk pembangunan di lantai 3,” katanya.

Setiap ruang kelas memiliki luas 7×8 m2.  Digunakan untuk ruang kelas VI dan II (RKB yang dibangun tahun 2017). Sedangkan pembangunan 6 kelas serta toilet baru yang kini sedang berlangsung di lantai dua telah mencapai 80 persen.

SONY DSCPembangunan RKB di SDN 63 Kebon Gedang Kota Bandung

“Insya Alloh akan digunakan untuk kelas II, III, IV dan VI,” terang Sulastri yang juga merangkap sebagai Ketua Gugus 64.

Ia pun menjelaskan sampai saat ini sekolah yang dipimpinnya sudah memiliki 19 ruang untuk kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Jam belajarnya kombinasi, ada yang masuk pagi ke luar siang serta ada yang masuk siang ke luar sore.

“Ke depan kegiatan KBM di sekolah kami bisa masuk pagi-pagi semua. Kini masih enam hari kerja. Masuk sekolah ada yang masuk mulai pukul 07.00 serta pulang sampai pukul 17.00,” terangnya.

Banyaknya peserta didik yang bersekolah di SDN 63 Kebon Gedang tidak terlepas dari minat warga sekitar sekolah.

“Di Kebon Gedang merupakan daerah pemukiman padat penduduk. Sehingga banyak warganya yang menyekolahkan putra-putrinya di sini. Selain itu sekolah kami makin dipercaya oleh masyarakat sekitar,” jelas Sulastri.

SONY DSCSuasana kelas SDN 63 Kebon Gedang 

Agar seluruh peserta didik SDN 63 Kebon Gedung bisa masuk pagi-pagi semua dan bisa berlangsung selama lima hari kerja, minimal sekolah tersebut harus memiliki 40 ruang kelas.

Di samping itu SDN 62 Kebon Gedang dipercaya oleh Disdik Kota Bandung membuka SMPN 62 Kota Bandung rintisan yang dipimpin oleh Sulastri.

“Peserta didik SMPN 62 Kota Bandung rintisan sendiri sudah memiliki siswa kelas VII, dengab jumlah 40 orang. Di bagi ke dalam dua rombel,” terangnya.

Berkaitan dengan pembangunan RKB yang sudah, sedang dan akan dibangun, Sulastri menyampaikan rasa terima kasih yang tidak terhingga.

“Saya beserta keluarga besar SDN 63 Kebon Gedang ucapkan terima kasih untuk Pemerintah Kota Bandung, khususnya Disdik Kota Bandung, di antaranya Pak Elih selaku Kadisdik; Bu Mia Sekdisdik Kota Bandung; Pak Gaos, plt Kabid SD; Pak Supardi mantan Kabid SD Disdik Kota Bandung, Pak Dani Kasie Sapras Disdik Kota Bandung dan lainnya,” pungkas Sulastri. [SR]***