Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Bantuan Dana Hibah Pemkot Tingkatkan Sarana Prasarana SMP Pasundan 9 Kota Bandung

Bantuan Dana Hibah Pemkot Tingkatkan Sarana Prasarana SMP Pasundan 9 Kota Bandung 

SONY DSCIman Suiman, Kepala SMP Pasundan 9 Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – Sarana Prasarana SMP Pasundan 9 Kota Bandung terus meningkat setelah menerima dana hibah dari Dinas Pendidikan/Pemkot (Pemerintah Kota Bandung).

Dananya sendiri telah disalurkan oleh Dinas Pendidikan melalui pemerintah ke rekening lembaga penerima, di pekan ketiga Desember 2018.

Iman Saiman Kepala SMP Pasundan 9 Kota Bandung menuturkan kepada majalahsora.com dengan bantuan hibah tersebut berdampak luar biasa bagi sekolahnya.

“Dengan bantuan dana hibah sekolah kami bisa melengkapi sarana prasarana serta meningkatkan gairah belajar siswa,” kata Iman belum lama ini, di kampusnya yang terletak di Jalan Babakan Ciparay No.112/194 A, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Bojongloa Kaler.

Ia mencontohkan salah satu pemanfaatan dana hibahnya digunakan untuk memperbaiki lapang sekolah yang tadinya kurang representatif.

“Lapang sekolah kami kini bisa digunakan untuk pembelajaran di luar kelas, seperti sholat Dhuha serta untuk bermain siswa,” kata Iman.

Di samping itu tahun ini SMP Pasundan 9 Kota Bandung akan melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) secara mandiri yang biasanya ikut di SMA Pasundan 1 Kota Bandung.

“Alhamdulillah dengan bantuan dana hibah sekolah kami pun akan melaksanakan UNBK secara mandiri. Karena perlengkapannya sudah memadai, seperti 60 laptop, 3 server dan sarana pendukung lainnya. Kalau mengandalkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) tidak akan tercukupi, karena pemanfaatan dana BOS hanya bisa membeli laptop 2 unit setiap tahunnya,” terangnya.

Dari catatan majalahsora.com, SMP Pasundan 9 Kota Bandung mendapat dana hibah untuk 333 siswa RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan). Terbagi menjadi dana personal untuk 333 siswa, dana investasi untuk 134 siswa, dana oprerasional untuk 333 siswa.

 “Untuk dana personal kami telah bagikan ke siswa dalam bentuk seragam, sepatu, tas, transport dan lainnya,” papar Iman.

Sedangkan untuk dana investasi pihaknya telah membelanjakan laptop sebanyak 60 unit, 3 server, 1 genset, dan lainnya. Pemanfaatan dana operasionalnya sesuai dengan juklis (petunjuk teknis).

Iman pun berharap bantuan dari pemerintah untuk sekolahnya terus berkelanjutan, karena banyak siswa RMP yang bersekolah di SMP Pasundan 9.

“Kalaupun ada perubahan dalam pemberian dana hibahnya seperti dalam bentuk BOSDA  (Bantuan Operasional Sekolah Daerah), mudah-mudahan ke depan penyalurannya tepat waktu dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah,” pungkasnya. [SR]***