Majalah Sora|Wednesday, March 27, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » “AWARDING DAY” Di Puncak Peringatan Ultah ke-42 PTDI

“AWARDING DAY” Di Puncak Peringatan Ultah ke-42 PTDI 

Penghargaan dari PTDIDirektur Utama PTDI, Elfien Goentoro, (kanan) pada rangakaian kegiatan HUT ke-42 PTDI

majalahsora.com, Kota Bandung – Ada yang istimewa pada rangkaian kegiatan ulang tahun PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) ke-42 yang berlangsung di Hanggar Rotary wing, Kawasan Produksi II PTDI, Jl. Pajajaran No,154 Bandung, Rabu (12/9/2018), yaitu dengan  diselenggarakannya “Awarding Day”, sebagai puncak kegiatan yang dibuka oleh Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro.  

Pada acara tersebut, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menjadi Keynote Speaker sekaligus memberikan simbolis penghargaan, kepada para penerima award. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI  Yuyu Sutisna.

Awarding Day adalah bentuk apresiasi penghargaan kepada insan-insan terbaik yang telah berkontribusi dalam mengembangkan industri kedirgantaraan di Indonesia.                                               

Dalam Awarding Day ada 2 kategori penghargaan yaitu “Inspiring Leaders” dan “Tribute to Stakeholder”, kategori penghargaan “Inspiring Leaders”, PTDI memberikan anugerah kepada Nurtanio Pringgoadisuryo, Lifetime Award to the Pioneer of PTDI sebagai tokoh perintis industri kedirgantaraan Indonesia.

DSCF5453Presiden RI ke-3 BJ Habibie, mendapat penghargaan Lifetime Award to the Founding Father of PTDI

Mantan Pesiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, menerima penghargaan Lifetime Award to the Founding Father of PTDI, atas dukungan, prestasi dan dedikasi yang telah dipersembahkan kepada industri kedirgantaraan Indonesia serta didikan dan motivasi yang diturunkan kepada anak bangsa Indonesia.

Pada kesempatan itu, PTDI memberikan 2 penghargaan lainnya, yaitu Lifetime Award for Contributing Ideas for the Company dan Lifetime Award for the Outstanding Leadership for the Company, atas kontribusi dan kesuksesan dalam melanjutkan serta memelihara keberlangsungan PTDI setelah era B.J. Habibie, keberanian dan dedikasi dalam melakukan tindakan penyelamatan untuk perusahaan, serta dedikasi dalam mengembalikan kejayaan perusahaan. Penghargaan kategori “Inspiring Leaders” diberikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Yuyu Sutisna selaku Komisaris Utama PTDI, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dan Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro.

PTDI pun memberikan penghargaan kategori “Inspiring Leaders”, serta memberikan penghargaan kategori “Tribute to Stakeholder”. PTDI memberikan anugerah kepada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Tribute to the Most Innovative for PTDI. Sedangkan Kementerian BUMN diberikan penghargaan oleh PTDI, Tribute to the Most Influencing for PTDI.

Anugerah lainnya diserahkan kepada Kementerian Pertahanan, Tribute to the Most Supportive & Dedicative for PTDI. Sedangkan Institut Teknologi Bandung (ITB) diberikan penghargaan oleh PTDI, Tribute to the Best Know-How Contributor for PTDI.

Dirut PTDI  didampingi KASAU dan Deputi Bid Usaha Pertambangan , Industri Strategis&MediaDirut PTDI (tengah) didampingi KASAU dan Deputi Bid Usaha Pertambangan, Industri Strategis&Media

Selain itu PTDI juga memberikan “Recognition to Customers, Industries / Manufacturers, Aviation Authorities, dan Financial Institutions”. Hal ini menjadi bukti bahwa industri kedirgantaraan di Indonesia tidak dapat berdiri sendiri, karena membutuhkan peran dari masing-masing pihak terutama dari customer.

PTDI telah mampu mengekspor 48 unit pesawat ke berbagai negara, seperti Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Brunei Darussalam, Pakistan, Korea Selatan, termasuk ekspor PTDI di tahun 2018, PTDI telah melakukan serah terima 2 unit pesawat NC212i untuk Philippine Air Force dan 3 unit pesawat NC212i Military Transport untuk Vietnam Air Force.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro memaparkan Kontrak Berjalan Ekspor tahun 2018-2020, PTDI memiliki Kontrak Jual Beli sebanyak 2 unit pesawat NC212i Paratroop version untuk Ministry of Agriculture, Thailand, 1 unit CN235-220 Troop & Paratroop version untuk Nepalese Army dan 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft untuk Senegal Air Force.

“Potensi Ekspor PTDI tahun 2018-2019, PTDI sedang melakukan penetrasi pasar untuk pesawat CN235-220 ke negara-negara  Pantai Gading, Australia, Senegal, dan Nepal. Adapun untuk pesawat NC212i, PTDI sedang melakukan penetrasi pasar ke Senegal, sedangkan Filipina sudah menyatakan kembali minatnya untuk membeli pesawat NC212i berikutnya”, kata Elfien Goentoro.

Produk Anak Bangsa Untuk Negeri N219Produk anak bangsa untuk negeri, pesawat N219 buatan PTDI

Peringatan ulang tahun ke-42 menjadikan momentum bagi PTDI untuk mencanangkan dan berkomitmen mengimplementasikan transformasi perusahaan pada tiga aspek, yakni transformasi bisnis, operasi, dan budaya.

“PTDI perlu melakukan transformasi dan meningkatkan daya saing SDMnya, dalam rangka menghadapi adanya digitalisasi dan disruption”, jelas Elfien Goentoro.

Elfien Goentoro juga memaparkan kebutuhan pesawat terbang sekelas N219 di Domestic Market selama 10 (sepuluh) tahun ke depan adalah sebanyak 235 (dua ratus tiga puluh lima) unit, dan untuk International Market sebanyak 297 (dua ratus sembilan puluh tujuh).

“Pesawat N219 Nurtanio sampai saat ini memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen antara lain acrylic/glass, plastik, karet dan jig, dan akan terus dikembangkan hingga mencapai 60 persen pada saat production series,”ungkap Elfien bangga.

Dimeriahkan Kesenian Sunda Rampak Kendang

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk produk pesawat PTDI yang lain seperti CN235-220, dan NC212i sekitar 45%, helikopter Bell 412EP sekitar 20%, helikopter Super Puma NAS332C1 dan NAS332C1e sekitar 18%, dan helikopter EC725 Cougar, AS350/550/555 Fennec, AS365N3+ Dauphin, AS565 Panther, H145 dan H135 sekitar 8%.

Maka tak heran kalau Kasau Yuyu Sutisna  dalam sambutannya dan wawancara dengan wartawan, memastikan pada prinsifnya jajaran TNI AU akan memakai produk dalam negeri. Hampir semua pesawat TNI AU kata Kasau produk PTDI, Heli Puma, Super Puma Casa 212, CN 235, dsb, “Angkatan Udara sangat mendukung PTDI untuk terus berkembang memenuhi kebutuhan jajaran TNI kita, selamat ulang tahun PTDI”, demikian kata  Kasau .

Dalam Acara Awarding Day, selain memberikan penghargaan, PTDI juga memberi bantuan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Jawa Barat dan bantuan operasional sekolah   SMA Pradita Dirgantara, Solo serta pengumuman pemenang Lomba Color Scheme N219 Nurtanio.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan, ide dan inovasi dalam mengembangkan dan memelihara keberlangsungan industri kedirgantaraan Indonesia. Harapannya kami dapat membangun dan mengembangkan industri kedirgantaraan ke arah yang lebih baik lagi”, ujar Elfien Goentoro. [SR-Asep GP]***