Majalah Sora|Wednesday, March 20, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Anggaran Pendidikan Jabar Naik Jadi 1,9 Triliun

Anggaran Pendidikan Jabar Naik Jadi 1,9 Triliun 

aher gubernur jabar di sman 1 bogor maret 2018 gb 1 (4)Aher Gubernur Jabar di SMAN 1 Kota Bogor

majalahsora.com, Kota Bogor – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan anggaran pendidikan di Jawa Barat mengalami kenaikan anggaran di tahun 2018 ini. Jika pada tahun 2017 lalu anggaran pendidikan Rp 1.7 Triliun, pada tahun 2018 naik menjadi Rp 1.9 Triliun.

“Saya sebut tambahan pada anggaran tahun ini yaitu sejumlah Rp 1,9 triliun,” sebut Gubernur Aher, disela-sela tinjauannya di SMA N 1 Kota Bogor, Jumat (2/3/2018).

Nantinya kata Aher, dana tersebut akan digunakan untuk dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), tunjungan guru, serta kenaikan honor para guru honorer.

aher gubernur jabar di sman 1 bogor maret 2018 gb 1 (1)Siswa SMAN 1 Kota Bogor menyambut Gubernur Jabar

“Perlu diketahui sejak 1 Januari 2017, SMA/SMK dikelola provinsi, oleh karena itu sudah tugas saya sebagai gubernur untuk meninjau dan memperhatikan pendidikan di Jawa Barat agar lebih maju,” ujar Aher.

“Dengan dipegang oleh provinsi kita akan terus meningkatkan kualitas sisswa dan kualitas pengajar serta fasilitas akan terus kita tingkatkan, agar pendidikan di Jawa Barat ini semakin maju,” katanya.

Selain itu, Aher pun inginkan tingkat pendidikan yang di kelola oleh kabupaten/kota seperti SD, SMP, serta Kemenag yang mengembangkan ibtidaiyah, tsanawiah, dan aliyah di Jawa Barat, juga mengedepankan kemajuan.

aher gubernur jabar di sman 1 bogor maret 2018 gb 1 (2)Aher saat memberikan arahan

Adapun jumlah SMA/SMK Negeri di Jawa Barat saat ini ada sekitar 800, dan Swasta ada sekitar 3000 sekolah.

Sekolah Rumah Kedua

Gubernur Ahmad Heryawan berharap hadirnya suatu sekolah yang ramah anak. Sehingga sekolah, bisa menjadi rumah kedua bagi para pelajar.

“Kita punya jargon, sekolah adalah rumah kedua. Saat siswa berada di rumah nyaman, begitu pun di sekolah. Di rumah ada orang tua yang sayang, begitu pun guru dan kepala sekolah seperti itu,” kata Aher.

aher gubernur jabar di sman 1 bogor maret 2018 gb 1 (3)Aher berdiskusi dengan siswi SMAN 1 Kota Bogor

Maka dari itu, ia meminta para guru untuk mengajar dengar ramah. Karena menurutnya, sudah tak jaman lagi ada guru yang mengajar dengan cemberut atau marah-marah.

Kedepan, perlu dibangun sebuah sekolah dengan suasana yang penuh cinta dan kasih, sebagai rumah besar yang dihuni guru dan murid.

aher gubernur jabar di sman 1 bogorPoto bersama

“Keluh kesah para pelajar, tidak harus terfokus pada Guru Bimbingan Konseling (BK). Tapi guru lain termasuk kepala sekolah memiliki fungsi sebagai layaknya Guru BK. Anak-anak yang galau mau curhat harus difasilitasi. Jangan sampai mereka salah curhat dan malah terjerumus narkoba,” kata Aher. [SR]***