Majalah Sora|Monday, March 18, 2019
You are here: Home » Sora Sakola » Agung Kepala SMKN 8 Kota Bandung Puji Dan Evaluasi PPDB Non Akademik SMK di Jabar

Agung Kepala SMKN 8 Kota Bandung Puji Dan Evaluasi PPDB Non Akademik SMK di Jabar 

SONY DSCDrs. Agung Indaryatno, Kepala SMKN 8 Kota Bandung

majalahsora.com, Kota Bandung – PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) jalur non akademik tahun pelajaran 2018-2019 di SMKN 8 Kota Bandung, yang berlangsung dari tanggal 4-8 Juni 2018, secara keseluruhan berjalan lancar. Seperti yang dijelaskan oleh Rachmi, Ketua Pelaksana PPDB SMKN 8, Jumat petang (8/6/2018) di kampusnya.

“Alhamdulillah PPDB jalur non akademik, seperti KETM (keluarga ekonomi tidak mampu), PMG (penghagaan maslahart guru)/ABK (anak berkebutuhan khusus), WPS (warga penduduk setempat) serta Prestasi, bejalan lancar. Berkat pelayanan rekan-rekan panitia yang memberi pelayanan prima dari pukul 08.00-14.00,” terangnya.

SONY DSCHj. Rachmi, Ketua PPDB SMKN 8 Kota Bandung

Bahkan kata Rachmi ada beberapa pendaftar yang telah melewati batas waktu tetapi masih tetap dilayani. “Kita mah khawatir, masa orang tua yang sudah jauh-jauh datang ke SMKN 8 kita tolak dan tidak dilayani, karena telat beberapa menit. Untuk itu panitia membantunya agar anaknya bisa terinput datanya,” ujar Rachmi.

Secara keseluruhan total pendaftar PPDB non akademis ke SMKN 8 ada 379 orang, terdiri dari KETM 285, WPS 64, PMG 7, dan Prestasi 23 orang. Sedangkan untuk jalur ABK sama sekali tidak ada yang mendaftar.

SONY DSCElok, S.Pd., Wakasek Kesiswaan

Menurut Rachmi, di hari pertama dan kedua pendaftaran, pesertanya membludak, klimaknya di hari ketiga. Dikarenakan pada saat tersebut para pendaftar melengkapi data-data, yang belum lengkap saat mendaftar dihari pertama dan kedua.

“Masuk kepenghujung tutupnya pendaftaran, suasananya relatif lebih sepi dari hari-hari sebelumnya. Namun mengalir sampai sore,” jelas Rachmi.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, masyarakat kini umumnya lebih paham dalam tata cara pendaftarannya. “Jadi tidak begitu sulit menjelaskannya, meskipun masih ada orang tua pendaftar yang kurang lengkap membawa persyaratannya, jadi esok harinya baru melengkapi persyaratannya. Namun tidak dipungkiri ada saja, yang sudah paham mengenai PPDB tahun ini, tetapi pura-pura nggak tahu, seperti meminta azas permakluman dalam memenuhi persyaratannya. Namun kita jelaskan yang berlaku sesuai dengan aturan dan diterima tidaknya tergantung sistem yang ada, ” ujarnya.

SONY DSCTim panitia PPDB SMKN 8 Bandung sedang mengupload data pendaftar jalur non akademik

Dari segi kewilayahan banyaknya pendaftar masih yang berada di Kota Bandung, Kota Cimahi dan sekitarnya, namun ada juga yang dari Bekasi, daftar lewat jalur WPS. “Pendaftarnya masih banyak dari sekitar Kota Bandung. Untuk luar propinsi tidak ada yang daftar,” kata Rachmi.

Dari informasi yang di dapat majalahsora.com, SMKN 8 Kota Bandung rencananya akan menerima total siswa baru sebanyak 549 orang,  55% jalur non NHUN (nilai hasil ujian nasional)/non akademik, sisanya 45%, diteima melalui jalur NHUN/akademik. Jurusannya sendiri ada TKRO, TBSM, TPBO, TPTU dan TEI.

SONY DSCUpload data pendaftar ke web ppdb.disdik.jabarprov.go.id

“Yang paling banyak peminatnya yaitu jurusan TKRO dan TBSM. Dan masing-masing pendaftar hanya bisa memilih satu jurusan,” terangnya.

Sementara itu Agung, Kepala SMKN 8 Kota Bandung, memuji kelancaran PPDB non akademik tahun pelajaran 2018-2019. Karena informasi yang tersampaikan ke khalayak lebih masif. Terlebih efektifnya penggunaan media sosial dalam menyampaikan informasi PPDB  yang dilakukan oleh tim Disdik Jabar, menjadikan pendaftar menjadi lebih paham aturannya.

SONY DSCPelayanan optimal

Namun menurutnya tetap harus ada evaluasi untuk ke depannya. Hal itu berkaitan dengan pemilihan satu jurusan untuk peminat SMK. “Pesertanya hanya diberi kesempatan memilih satu sekolah dan satu jurusan. Kalau hal itu diterapkan untuk SMK saya pikir kurang pas. Tetapi kalau untuk pelaksanaan di SMA ok, lah, terutama mengenai pemilihan jurusan,” kata Agung di ruang kerjanya, Jumat (8/6/2018) sore.

Lebih jauh ia berharap agar sistem itu dirobah, kasihan pendaftar kalau hanya diberikan memilih satu jurusan atau paket keahlian. Kata Agung baiknya si pendaftar bisa memilih maksimal dua jurusan/paket keahlian. “Kalau sekolahnya (SMK) mah satu pilihan saja udah tepat, tapi waktu mengisi jurusan bagusnya diberi dua pilihan,” jelasnya.

SONY DSCPanitia PPDB TA 2018-2019 SMKN 8 Kota Bandung

“Setelah daftar nanti tanggal 24-28 Juni ada verifikasi/uji kompetensi. Mudah-mudahan waktu pengumuman (30 Juni 2018)  semua pendaftar bisa menerima semua hasil yang telah ada. Jangan sampai menyalahkan pihak panitia dan sekolah. Apabila ada pendaftar yang putra-putrinya tidak terakomodir. Harus menerima dengan legowo. Karena hal itu sesuai dengan sistem, yang menentukan diteima tidaknya bukan pihak sekolah,” pungkasnya. [SR]***