Majalah Sora|Friday, March 22, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » Agar Tidak Ada Polemik PKS Akui Keunggulan Rindu Di Pilgub Jabar 2018

Agar Tidak Ada Polemik PKS Akui Keunggulan Rindu Di Pilgub Jabar 2018 

SONY DSCDr. H. Nur Supriyanto, MM., Ketua Umum DPD PKS Jabar dan Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc. Sekretaris Umum DPD PKS Jabar 

majalahsora.com, Kota Bandung – DPD Partai Keadilan Sejahtera Jabar, ucapkan selamat kepada seluruh warga Jawa Barat atas keberlangsungan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan Pilgub (Pemilihan Gubernur) yang berjalan secara aman, tertib, dan lancar. Hal itu disampaikan saat jumpa pers, oleh Ketua Umum DPD PKS Jabar Nur Supriyanto, di kantornya Jalan Soekarno Hatta No 538 A, Rabu (4/7/2018) petang.

Dirinya pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh partai pendukung, partai pengusung, relawan, simpatisan dan lainnya. “Terima kasih kepada partai pendukung dan pengusung, yaitu Gerindra, PAN, PBB serta Partai Idaman atas capaian ini,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengapresiasi kerja keras para kader, simpatisan dan seluruh masyarakat yang selama ini mendukung Asyik, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dikancah Pilgub Jabar. “Mereka telah mengeluarkan segenap pikiran, tenaga, materi, serta do’a, semoga dicatat menjadi amal kebaikan,” katanya.

Menilik dari capaian perolehan suara yang telah dihimpun tim relawan PKS (berjumlah 74 ribu) berdasarkan berkas C1 di seluruh TPS Pilgub Jabar, Ketua DPD PKS Jabar tersebut mengumumkan bahwa, hasil real count internal menyatakan pasangan Asyik berada di posisi dua dengan jumlah suara 6.302.254. Sementara itu pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum) unggul di posisi pertama dengan perolehan suara 7.175.804, 2 DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) di posisi tiga dengan jumlah suara 5.610.051, disusul kemudian pasangan Hasanah (TB Hasanudin- Anton Charliyan) dengan total 2.754.631 suara.

Sedangkan pada Pilkada 2018 yang digelar di 16 kabupaten/kota, PKS menang di 8 daerah, dari target 10 pemenangan, seperti Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Subang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cirebon.   

“Pengumuman ini merupakan bentuk pertanggung jawaban kami, agar tidak terjadi berita simpangsiur serta perdebatan di masyarakat malah menjadi hoax,” jelas Nur Supriyanto kepada awak media.

Meskipun hasil real count internal telah dirilis, DPD PKS tetap menunggu pengumuman resmi Pilgub Jabar 2018 yang di keluarkan oleh KPU Jabar. [SR]***