Majalah Sora|Monday, March 25, 2019
You are here: Home » Serba Serbi » 15 Desember 2018 TW-IV Sertifikasi Dan Tamsil Guru PNS SMA/SMK Di Jabar Cair

15 Desember 2018 TW-IV Sertifikasi Dan Tamsil Guru PNS SMA/SMK Di Jabar Cair 

SONY DSCAsep Suhanggan, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jabar

majalahsora.com, Kota Bandung – Pencairan tunjangan profesi TW-IV (triwulan empat) bagi Guru SMA/SMK di Jabar yang telah memiliki sertifikat pendidik, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta akan cair tanggal 15 Desember 2018 ini. Uangnya di transfer ke rekening masing-masing dari pemerintah pusat melalui BJB.

Hal itu dipaparkan langsung oleh Budi Hermawan, Kasie Kesejahteraan GTK (Guru dan Tenaga Pendidik) Dinas Pendidikan Jawa Barat di kantornya, Jalan Dr Rajiman nomor 6 Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Tercatat dari 24.746 Guru PNS di Jawa Barat, 22.667 nya sudah memiliki sertifikat pendidik (Tunjangan Profesi Guru). Sisanya  2079 orang belum mendapatkannya.

“Insya Alloh akan cair pada tanggal 15 Desember 2018 untuk TW-IV nya. Kami dan tim sedang melakukan proses pemberkasan, alhamdulillah sudah beres. Meskipun ada beberapa guru yang terlambat dan harus divalidasi, karena terlambat imput. Kalau jam mengajarnya kurang dari 24 jam maka tidak akan cair,” kata Budi, Jumat (30/11/2018) siang.

Lebih lanjut Budi mengatakan bagi Guru PNS SMA/SMK negeri yang belum memiliki sertifikasi, Pemerintah Propinsi Jabar sudah memberikan SK untuk melakukan pembayaran Tamsil (tambahan penghasilan) di luar gaji pokok.

“Dananya hampir Rp 1 triliun untuk tahun ini, semua dari pemerintah pusat. Target kami ke depan mudah-mudahan semua Guru PNS SMA/SMK di Jabar, bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi,” imbuh Budi.

Sementara itu Asep Suhanggan Kepala Bidang GTK Disdik Jabar menjelaskan, bahwa Pemerintah Propinsi Jabar melalui Dinas Pendidikan Jabar hadir untuk mengupayakan para Guru PNS SMA/SMK mendapatkan sertifikat pendidik.

SONY DSCBudi Hermawan Kepala Seksi Kesejahteraan GTK Disdik Jabar

“Salah satunya melalui PPGJ (Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan). Sampai lulus kurang lebih memakan waktu enam bulanan. Merupakan program pemerintah pusat yang difasilitasi oleh Disdik Jabar melalui Bidang GTK,” terang Asep, di ruang kerjanya, Jumat (30/11/2018) siang.

Asep pun menjelaskan bahwa guru yang berhak mendapatkan sertifikat telah melalui berbagai proses. Syarat-syaratnya langsung dari pemerintah pusat melalui on line.

“Sebelumnya mereka memperoleh informasi dari Dapodik, lalu mengikuti pre tes dalam jaringan, kemudian diklat, PPL, dan lainnya,” kata Asep.   

Dirinya pun berharap dengan cairya sertifikat dan tunjangan guru tersebut dapat berdampak terhadap kinerja dan profesionalisme. Selain itu dana yang diterima oleh guru ada kewajiban untuk pengembangan diri.

“Guru itu jangan selesai menjadi/menjabat sebagai guru lalu berhenti belajar. Tetapi para guru pun harus menjadi guru pembelajar yang masuk dalam program PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan),” pungkas Asep. [SR]***